Lima Makam Kuno Jadi Saksi Peradaban Islam di Nusantara
Lima makam kuno di berbagai wilayah Indonesia menjadi bukti sejarah kehadiran dan perkembangan Islam sejak abad ke-11 hingga ke-13, mencerminkan interaksi budaya dan perdagangan lintas benua.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.10 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di kawasan Barus, Tapanuli Tengah, makam Tuan Ambar menjadi saksi bisu dari masa kejayaan pelabuhan internasional yang menjadi jalur perdagangan antara Arab, Persia, India, dan wilayah Asia lainnya. Nisan batu yang menjadi bagian dari kompleks makam menunjukkan kemajuan seni pahat pada masa lampau, serta menjadi indikasi awal masuknya ajaran Islam ke wilayah tersebut melalui jaringan perdagangan.
Di Madiun, kompleks makam Kuncen menjadi pusat sejarah dan keagamaan yang tak lekang oleh waktu. Makam ini dikaitkan dengan Pangeran Timur, tokoh penting yang menjabat sebagai bupati pertama Madiun pada periode 1568–1586. Di kawasan yang sama, berdiri Masjid Kuncen, hasil dari misi dakwah yang dilakukan oleh tokoh tersebut, menandai perpaduan antara kekuasaan politik dan penyebaran ajaran Islam.
Di Gresik, makam Siti Fatimah binti Maimun yang berlokasi di Desa Leran menjadi salah satu situs Islam tertua di Asia Tenggara, berdasarkan data resmi dari pemerintah daerah. Ia dikisahkan lahir pada tahun 1064 M dan datang ke Jawa untuk menyebarkan ajaran Islam. Bangunan cungkup makam yang terbuat dari batu kapur menunjukkan pengaruh arsitektur Hindu-Buddha, mencerminkan proses akulturasi budaya yang terjadi dalam perkembangan Islam di Jawa.
Di Kediri, makam Mbah Wasil atau Syeh Sulaiman Syamsudin Al-Wasil berada di lokasi strategis di pusat kota, menjadi tujuan peziarah dari berbagai daerah. Meski identitas sejarahnya masih menjadi perdebatan—dengan versi yang menyebutkan masa kehidupannya pada abad ke-10 hingga ke-14—sosok ini tetap dikaitkan dengan proses penyebaran Islam di wilayah Kediri.
Di Aceh Utara, makam Sultan Malik Al-Saleh di Desa Beuringin menjadi bukti sejarah awal kekuasaan Islam di Nusantara. Ia dikenal sebagai pendiri Kesultanan Samudera Pasai, yang wafat pada tahun 1297 M. Nisan dari batu sandstone yang dihiasi kaligrafi dan relief menunjukkan kekayaan seni Islam kuno. Makam ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan, tetapi juga simbol eratnya Islam dengan perdagangan internasional di kawasan pesisir utara Sumatera.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026

Etalase Mewah Prancis Siapkan Pengamanan Ekstra Jelang Demo Besar
Banyak butik mewah di Prancis memperketat keamanan dan menutup etalase menyusul ancaman kerusuhan dalam aksi demonstrasi besar yang dijadwalkan Sabtu, menyusul kerusakan pada pekan sebelumnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

