Limbah Gula Tersembunyi dalam Minuman Favorit
Lima minuman populer yang mengandung gula tambahan setara atau melebihi soda, termasuk boba, minuman energi, teh manis kemasan, lemonade, dan kopi berperasa.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Minuman yang kerap dianggap menyegarkan atau sehat ternyata bisa menyimpan beban gula yang tak terduga. Dalam satu gelas berukuran standar 240 mililiter, kandungan gula tambahan pada beberapa produk bisa mencapai angka yang mengkhawatirkan—bahkan melampaui batas harian yang disarankan oleh American Heart Association. Gula tambahan, yang dimasukkan selama proses pengolahan, berbeda dari gula alami dalam buah atau susu, dan konsumsinya berlebihan dikaitkan dengan risiko obesitas, diabetes tipe 2, serta penyakit kardiovaskular.
Boba atau bubble tea, meski sering dipandang sebagai minuman kekinian yang ringan, bisa mengandung hingga 60 gram gula tambahan per sajian, terutama pada varian rasa beragam dan ukuran besar. Bola tapioka sendiri sering direndam dalam sirup gula, sementara tambahan susu kental manis dan sirup perasa menambah jumlah gula secara signifikan. Bahkan produk boba dalam kaleng bisa menyimpan 22 gram gula per 240 mililiter, hampir setara dengan soda kola.
Minuman energi dan teh manis dalam kemasan juga tidak kalah berisiko. Dalam volume yang sama, kandungan gula tambahan bisa mencapai 25 gram—setara dengan batas harian untuk perempuan menurut rekomendasi kesehatan. Banyak konsumen tidak menyadari bahwa satu botol teh manis berisi dua hingga tiga sajian, sehingga mengonsumsi seluruh isinya berarti melampaui batas gula harian dalam sekali teguk.
Lemonade kemasan, meski menggunakan jus lemon asli, tetap mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi untuk menyeimbangkan rasa asam. Tanpa memeriksa label nutrisi, konsumen mudah terjebak dalam asupan gula yang tak terduga. Sementara itu, kopi berperasa seperti frappuccino atau moka dapat mengandung hingga 70 gram gula, melebihi dua kali lipat batas harian untuk perempuan. Kombinasi kafein dan gula tinggi perlu diwaspadai, terutama jika dikonsumsi secara rutin.
Untuk menjaga kesehatan, ahli gizi menyarankan memeriksa label gizi, memilih tingkat kemanisan lebih rendah, atau membuat minuman sendiri di rumah dengan kontrol gula yang lebih baik. Dengan memahami kandungan gula tersembunyi, konsumen dapat tetap menikmati minuman favorit tanpa membahayakan kesehatan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kafein dalam Soda Bisa Pengaruhi Otak dan Tidur Anak
Studi menemukan kafein dari minuman bersoda berdampak pada durasi tidur dan struktur otak anak usia 9–11 tahun, meski hubungan belum terbukti sebab-akibat.
24 Oktober 2026

Kuliner Pemicu Ekonomi Kreatif Terbesar di Nasional
Subsektor kuliner menjadi kontributor utama ekonomi kreatif nasional, disusul fashion dan kriya, dengan pemerintah mendorong peningkatan kualitas, promosi digital, dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
23 Oktober 2026

Little Bandung Hadir di Blok M, Ramaikan Kuliner Jakarta
Program pop-up 'Little Bandung' di Pasaraya Blok M menghadirkan lima kuliner legendaris Bandung untuk dinikmati warga Jakarta selama 23–25 Oktober 2026.
23 Oktober 2026

7 Lokasi Jajanan Pasar Autentik di Jakarta yang Wajib Dicoba
Tujuh tempat jajanan pasar tradisional di Jakarta menawarkan beragam kue basah khas dengan cita rasa yang membangkitkan kenangan masa kecil.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

