Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Limbah Gula Tersembunyi dalam Minuman Favorit

Lima minuman populer yang mengandung gula tambahan setara atau melebihi soda, termasuk boba, minuman energi, teh manis kemasan, lemonade, dan kopi berperasa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
Limbah Gula Tersembunyi dalam Minuman Favorit📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Minuman yang kerap dianggap menyegarkan atau sehat ternyata bisa menyimpan beban gula yang tak terduga. Dalam satu gelas berukuran standar 240 mililiter, kandungan gula tambahan pada beberapa produk bisa mencapai angka yang mengkhawatirkan—bahkan melampaui batas harian yang disarankan oleh American Heart Association. Gula tambahan, yang dimasukkan selama proses pengolahan, berbeda dari gula alami dalam buah atau susu, dan konsumsinya berlebihan dikaitkan dengan risiko obesitas, diabetes tipe 2, serta penyakit kardiovaskular.

Boba atau bubble tea, meski sering dipandang sebagai minuman kekinian yang ringan, bisa mengandung hingga 60 gram gula tambahan per sajian, terutama pada varian rasa beragam dan ukuran besar. Bola tapioka sendiri sering direndam dalam sirup gula, sementara tambahan susu kental manis dan sirup perasa menambah jumlah gula secara signifikan. Bahkan produk boba dalam kaleng bisa menyimpan 22 gram gula per 240 mililiter, hampir setara dengan soda kola.

Minuman energi dan teh manis dalam kemasan juga tidak kalah berisiko. Dalam volume yang sama, kandungan gula tambahan bisa mencapai 25 gram—setara dengan batas harian untuk perempuan menurut rekomendasi kesehatan. Banyak konsumen tidak menyadari bahwa satu botol teh manis berisi dua hingga tiga sajian, sehingga mengonsumsi seluruh isinya berarti melampaui batas gula harian dalam sekali teguk.

Lemonade kemasan, meski menggunakan jus lemon asli, tetap mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi untuk menyeimbangkan rasa asam. Tanpa memeriksa label nutrisi, konsumen mudah terjebak dalam asupan gula yang tak terduga. Sementara itu, kopi berperasa seperti frappuccino atau moka dapat mengandung hingga 70 gram gula, melebihi dua kali lipat batas harian untuk perempuan. Kombinasi kafein dan gula tinggi perlu diwaspadai, terutama jika dikonsumsi secara rutin.

Untuk menjaga kesehatan, ahli gizi menyarankan memeriksa label gizi, memilih tingkat kemanisan lebih rendah, atau membuat minuman sendiri di rumah dengan kontrol gula yang lebih baik. Dengan memahami kandungan gula tersembunyi, konsumen dapat tetap menikmati minuman favorit tanpa membahayakan kesehatan jangka panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya