LIRA Sultra Minta Kejati Periksa Gubernur Soal Dugaan Dana Pilkada dari Perusahaan Tambang
LIRA Sultra mendesak Kejati Sultra memeriksa Gubernur Andi Sumangerukka terkait dugaan aliran dana Pilkada dari perusahaan tambang yang diduga merugikan negara hingga Rp2,9 triliun.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara mengambil langkah tegas dalam upaya memastikan akuntabilitas keuangan penyelenggara negara, khususnya terkait dugaan keterlibatan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam aliran dana Pilkada 2024. LIRA menyoroti kemungkinan sumber dana yang berasal dari PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS), perusahaan tambang yang kini tengah dikaji karena pelanggaran perizinan dan kewajiban administratif di kawasan hutan.
Berdasarkan temuan awal, perusahaan tersebut diduga merugikan negara sekitar Rp2,9 triliun akibat aktivitas ilegal dan tunggakan denda. LIRA menyatakan bahwa ketidaksesuaian antara pendapatan resmi dan kekayaan yang dilaporkan dalam LHKPN Gubernur—yang mencapai sekitar Rp700 miliar—menjadi dasar kecurigaan terhadap asal-usul kekayaan tersebut.
Jefri Rembasa, selaku Ketua DPW LIRA Sultra, menekankan pentingnya transparansi finansial sebagai fondasi demokrasi yang sehat. Ia menyerukan agar Kejaksaan Tinggi Sultra dan Komite Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Pencucian Uang (PPATK) segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap aliran dana Pilkada dan asal-usul kekayaan Gubernur. Menurutnya, upaya ini bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan kewajiban hukum untuk menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan.
LIRA menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik politik uang yang berasal dari korporasi yang diduga merugikan kepentingan publik. Kepatuhan terhadap hukum harus dijunjung tinggi, terutama oleh pejabat publik yang memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menjadi teladan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
BMKG memprediksi wilayah Sulawesi Tenggara berpotensi alami hujan lebat hingga sangat lebat dalam dua hari ke depan akibat dinamika atmosfer aktif.
28 September 2026

Potensi Hujan Lebat di 19 Wilayah, BMKG Imbau Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat hingga angin kencang di 19 daerah, termasuk sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, akibat aktivitas konvektif dan dinamika atmosfer yang meningkat.
28 September 2026

Kasus Mamin Rp9,2 Miliar di Konawe Diklaim Mandek, FPKP Minta Mabes Polri Intervensi
Forum Pemerhati Kebijakan Publik mendesak Mabes Polri mengambil alih penyelidikan dugaan korupsi anggaran makan minum senilai Rp9,2 miliar di Kabupaten Konawe yang belum menunjukkan progres signifikan sejak dilaporkan.
28 September 2026

Kapal Rakyat Terjebak di Perairan Lapuko, Tim SAR Bergerak Cepat
Dua nelayan terjebak saat kapal mereka mengalami mati mesin di perairan Lapuko, Konawe, prompting tim SAR Kendari bergerak cepat untuk evakuasi.
28 September 2026
Berita Lainnya

Rifqi Mahesa Sabet Medali Emas di Arung Palakka Champion Bone 2026
Senin, 28 September 2026, 12.42 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 di Bandung Tegaskan Kebangkitan Kepemerintahan Digital Awal Kemerdekaan
Senin, 28 September 2026, 12.17 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Indonesia Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Pergeseran Kurikulum di Kampus China Akibat Dominasi AI
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

PHK Meningkat, Penciptaan Kerja Tetap Dominan
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

