Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Literasi Keuangan RI Capai 69,57%, Lebih Cepat dari Target 2029

Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57% pada 2026, melampaui target nasional yang seharusnya tercapai pada 2029.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Literasi Keuangan RI Capai 69,57%, Lebih Cepat dari Target 2029
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilakukan bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat literasi keuangan mencapai 69,57%, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 93,61%. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan, karena target RPJMN sebelumnya adalah 69,35% untuk literasi dan 93% untuk inklusi pada tahun 2029.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya sistematis dalam memperluas pemahaman keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa meskipun target tercapai lebih awal, pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan di berbagai sektor masih perlu diperkuat secara berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan menaikkan angka, tetapi juga memastikan kualitas literasi yang berkelanjutan.

Peningkatan ini didukung oleh sejumlah program edukasi massal yang digelar sejak awal tahun hingga Agustus 2026. OJK telah menyelenggarakan 3.557 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 12 juta peserta. Platform digital Sikapi Uangmu mencatat 2,5 juta tayangan dari 260 konten edukasi, sementara Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU) mencatat penambahan 21.436 pengguna baru dengan 14.276 sertifikat kelulusan yang diterbitkan. Program OJK Peduli, yang diluncurkan April 2025, telah melahirkan 51.107 duta literasi keuangan dari kalangan pelaku usaha jasa keuangan, segmen prioritas, dan mahasiswa.

Kegiatan edukasi juga merambah ke berbagai daerah melalui program Gencarkan, yang telah menggelar 41.105 kegiatan dengan jangkauan hampir 171 juta orang, menjangkau 82,49% kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis dilakukan dalam berbagai acara nasional, termasuk edukasi keuangan bagi peserta Jambore Nasional 12 tahun di Bumi Perkemahan Cibubur pada 15–18 Agustus 2026, serta kegiatan puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi pada 28 Agustus 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya