Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Logistik Jadi Prioritas Penanganan Korban Erupsi Sinabung

Pemenuhan logistik menjadi kebutuhan mendesak bagi 211 kepala keluarga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Karo, Sumut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 03.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Logistik Jadi Prioritas Penanganan Korban Erupsi Sinabung
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kebutuhan logistik mendesak menjadi fokus utama dalam penanganan korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Data terbaru dari Pusdalops menyebutkan bahwa pemenuhan makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar lainnya menjadi prioritas tinggi bagi warga yang mengungsi. Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut menegaskan bahwa laporan tersebut menjadi dasar koordinasi penyaluran bantuan.

Selain logistik, perbaikan sanitasi, penyediaan posko kesehatan, serta pemulihan akses listrik dan penerangan juga menjadi bagian dari respons darurat. Pusdalops mencatat kebutuhan tambahan seperti alas tidur dan air bersih yang masih belum terpenuhi secara optimal. Ketersediaan sarana dasar ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan pengungsi dalam kondisi darurat.

Saat ini, pemerintah kabupaten bersama instansi terkait terus memperkuat upaya penanganan secara koordinatif. Sebanyak 211 kepala keluarga atau 631 jiwa dinyatakan mengungsi akibat aktivitas vulkanik yang meningkat. Dalam langkah konkret, BPBD Sumut telah mengirim tujuh tenda pengungsi untuk mendukung tempat tinggal sementara, meskipun penempatan akhirnya ditentukan oleh BPBD Karo berdasarkan kondisi lapangan.

Ketahanan logistik dan kesiapan respons di tingkat daerah terus dievaluasi guna memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan merata. Semua upaya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar agar pengungsi dapat menjalani masa sulit dengan lebih aman dan terlindungi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya