Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lord Stow’s Bakery Jadi Ikon Egg Tart Makau Sejak 1989

Bakery legendaris di Coloane Village, Makau, yang telah berdiri sejak 1989, menjadi pusat pengalaman kuliner khas dengan egg tart berkulit renyah dan isian krim lembut yang disajikan secara tradisional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 92x dibuka
Lord Stow’s Bakery Jadi Ikon Egg Tart Makau Sejak 1989📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Lord Stow’s Bakery, berlokasi di Coloane Village, Makau, telah menjadi simbol kuliner khas wilayah tersebut sejak didirikan pada tahun 1989. Toko roti yang kini menjadi destinasi favorit wisatawan ini dikenal karena keistimewaan egg tart-nya, yang dibuat dengan resep turun-temurun dan teknik pembuatan khas yang menjaga kelembutan isian krim serta kegaringan kulit pastri berlapis.

Produk utama ini tidak hanya menjadi favorit lokal, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi kunjungan wisatawan mancanegara. Meski tidak memiliki sertifikat halal, bakery ini menyediakan varian pastri tanpa lemak babi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih selektif secara agama dan diet. Pilihan ini menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian resep.

Keberhasilan Lord Stow’s Bakery dalam mempertahankan citra kuliner tradisional di tengah modernisasi menunjukkan betapa pentingnya pelestarian warisan kuliner dalam konteks pariwisata. Setiap gigitan egg tart yang disajikan di sini bukan sekadar makanan, melainkan narasi sejarah yang dibawa dari generasi ke generasi.

Kehadiran bakery ini di area Coloane Village, yang dikenal dengan suasana khas dan arsitektur kolonial, turut memperkuat identitas budaya Makau sebagai pusat pertemuan budaya Tiongkok dan Barat. Dengan pendekatan konsisten terhadap kualitas dan keaslian, Lord Stow’s Bakery tetap menjadi rujukan utama bagi siapa pun yang ingin merasakan autentisitas kuliner Makau secara langsung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya