Maduro Unggah Foto dari Penjara, Tegaskan Keyakinan
Eks pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, membagikan foto dirinya di penjara AS dengan isyarat menantang, sambil menyampaikan pesan harapan dan kepercayaan kepada pendukung serta keluarga.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nicolas Maduro, yang kini ditahan di fasilitas penahanan federal di Brooklyn, mengunggah gambar pertamanya sejak dibawa ke Amerika Serikat pada akhir Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, ia terlihat tenang, mengacungkan dua jari sebagai simbol kemenangan, menunjukkan sikap tidak menyerah meski menghadapi proses hukum yang berat. Unggahan itu disebar melalui platform media sosial global, menjadi bukti komunikasi langsung dari tahanan ke publik internasional.
Maduro menyertakan pesan yang penuh harapan dan spiritual, menekankan solidaritas dengan rakyat Venezuela, anak-anak, serta seluruh pendukungnya. Ia menyebut unggahan tersebut sebagai bentuk kasih sayang dan harapan kecil bagi cucu-cucunya. Pesan terakhirnya menyiratkan keyakinan religius, menyatakan bahwa Tuhan akan menyediakan dan Venezuela akan bangkit kembali, meski dalam kondisi sulit.
Kini berusia 63 tahun, Maduro bersama istrinya, Cilia Flores (69), ditahan tanpa jaminan di Pusat Penahanan Metropolitan. Keduanya dibawa ke AS pada Januari 2026 setelah operasi militer di Caracas berhasil menangkap mereka. Mereka dihadapkan pada dakwaan federal serius, termasuk terorisme narkotika dan perdagangan kokain skala besar, dengan tuduhan keterlibatan dalam jaringan pengiriman ribuan ton narkoba ke Amerika Serikat.
Meski demikian, keduanya tetap menolak semua dakwaan dan menegaskan tidak bersalah. Pada sidang pertama bulan Januari, Maduro sempat membela diri dengan menyatakan dirinya sebagai sosok yang baik dan tetap menjadi pemimpin negaranya. Persidangan resmi dijadwalkan dimulai pada 1 Juni 2027, menjadikan kasus ini sebagai salah satu proses hukum lintas negara yang paling menarik perhatian dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Rudal Houthi Hancurkan Pesawat di Bandara Riyadh
Serangan rudal kelompok Houthi menghancurkan pesawat penumpang di Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, memaksa penutupan sementara fasilitas udara dan memicu pembatalan penerbangan internasional.
9 Oktober 2026

Pakistan Bantah Dukung Serangan Udara ke Houthi di Yaman
Islamabad secara tegas menolak laporan bahwa jet tempur negaranya melakukan operasi udara terhadap posisi Houthi di Yaman, menegaskan klaim tersebut sebagai informasi palsu.
9 Oktober 2026

Prancis Uji Rudal Nuklir, Rusia Tanggap dengan Siaga Penuh
Uji coba rudal balistik M51.3 oleh Prancis memicu respons tegas dari Rusia yang menaikkan siaga militer dan menekankan pentingnya dialog daripada provokasi militer.
8 Oktober 2026

3 Tahun Agresi Gaza, Mamdani Soroti Peran AS dalam Krisis Kemanusiaan
Wali Kota New York menyerukan aksi global menolak pendudukan dan apartheid, sambil menekankan keterlibatan AS dalam pasokan senjata yang memperparah genosida di Gaza.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Investasi Modern Tuntut Tenaga Kerja Siap Digital
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas dengan Tekanan Penurunan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

Danantara Percepat Integrasi BUMN Karya Hingga Akhir 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Thomas Sugiarto Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Aturan Baru Perlindungan Ketenagakerjaan Resmi Berlaku, Apindo Tunggu Naskah Resmi
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung, Disebut Punya Model Bisnis Berbeda
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Mediasi Gugatan Rp1 Miliar ke Erin Gagal, Perkara Lanjut ke Persidangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Betrand Peto Bantah Video Pesta Viral, Sebut Rekaman Dicuri dan Dipotong Ilegal
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

