Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

MagangHub Bukan Pengganti Pekerja Tetap, Tegas Menaker

Program MagangHub dirancang untuk pengembangan kompetensi, bukan penggantian tenaga kerja tetap, dengan evaluasi menunjukkan hampir setengah peserta angkatan pertama telah terserap di dunia kerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 23.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
MagangHub Bukan Pengganti Pekerja Tetap, Tegas Menaker📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa program Pemagangan Nasional (MagangHub) tidak dimaksudkan sebagai alat pengganti tenaga kerja tetap di perusahaan. Ia menyoroti kekhawatiran publik yang menyebut magang digunakan untuk menggantikan pekerja permanen, namun menekankan bahwa program ini dibangun sebagai wadah pelatihan kompetensi yang bersifat sementara dan terstruktur. Menurutnya, manfaat utama program adalah memberi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja nyata dalam lingkungan industri, sekaligus membantu perusahaan membangun sumber daya manusia unggul.

Durasi magang yang dibatasi selama enam bulan menjadi salah satu faktor penentu bahwa program ini tidak dapat digunakan sebagai pengganti pegawai tetap jangka panjang. Menaker menilai bahwa keterbatasan waktu tersebut justru menciptakan ketidakpastian operasional jika perusahaan mengandalkan peserta magang secara berulang. Ia menekankan bahwa setiap periode magang memerlukan proses pelatihan ulang, yang tidak efisien dan berpotensi menurunkan produktivitas.

Pengawasan ketat juga diterapkan melalui aturan yang mengatur jam kerja peserta, melarang pekerjaan shift malam, serta membatasi penempatan pada jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan koridor pemagangan. Langkah ini bertujuan menjaga kualitas pelatihan dan menjamin bahwa peserta benar-benar mendapatkan pengalaman sesuai standar pembelajaran. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan sistem pelacakan (tracer study) untuk memantau dampak jangka panjang terhadap karier peserta.

Hasil evaluasi terhadap angkatan pertama MagangHub menunjukkan tren positif, dengan hampir 50 persen alumni berhasil terserap ke dunia kerja dalam waktu tiga bulan setelah selesai magang. Angka ini meningkat dari 30 persen pada awal lulus, menunjukkan efektivitas program dalam mempercepat transisi dari pendidikan ke pekerjaan. Dari sekitar 60 ribu peserta yang mengikuti magang di industri pada angkatan pertama, sekitar 30 ribu telah mendapatkan pekerjaan tetap atau kontrak di perusahaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya