Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BSI Hasanah KKI Card Capai 10.000 Pengguna dalam Sebulan

Kartu kredit syariah BSI Hasanah KKI Card telah menembus jumlah pengguna 10.000 hanya sebulan setelah peluncuran, menunjukkan respons positif dari masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 23.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BSI Hasanah KKI Card Capai 10.000 Pengguna dalam Sebulan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Produk kartu kredit syariah BSI Hasanah KKI Card berhasil mencatatkan 10.000 pengguna aktif dalam periode kurang dari sebulan sejak peluncurannya pada 17 Agustus 2026. Keberhasilan ini menjadi indikator kuat tingginya minat masyarakat terhadap solusi pembayaran digital berbasis prinsip syariah yang mudah diakses melalui aplikasi digital super app BYOND.

Sebagai bagian dari strategi digitalisasi, BSI menekankan bahwa kartu ini dirancang khusus untuk memudahkan transaksi secara virtual tanpa harus memiliki rekening tabungan terlebih dahulu. Menurut M. Misbahul Munir, SEVP Digital Banking BSI, pengguna dapat memanfaatkan KKI Card sebagai sumber dana untuk berbagai transaksi, termasuk di ajang BSI International Expo 2026 yang akan berlangsung di Jakarta.

Pameran internasional yang mengusung tema “Buy Local Go Global” ini ditargetkan mampu meningkatkan volume transaksi hingga 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada edisi sebelumnya, total transaksi mencapai 129.723 dengan nilai mencapai Rp2,66 triliun. BSI optimistis dengan kehadiran KKI Card dan berbagai promo menarik yang disiapkan, partisipasi pengunjung dan aktivitas ekonomi akan semakin meningkat.

Selain KKI Card, BSI juga menyediakan beragam layanan digital yang mendukung pengalaman belanja tanpa batas bagi pengunjung. Dengan memanfaatkan solusi fintech yang terintegrasi, BSI memperluas akses ke ekosistem ekonomi halal yang terus tumbuh pesat. Laporan State of the Global Islamic Economy 2025/26 menunjukkan bahwa belanja konsumen Muslim di enam sektor ekonomi Islam telah mencapai US$2,60 triliun pada 2024 dan diperkirakan melonjak menjadi US$3,56 triliun pada 2029, membuka peluang besar bagi inovasi keuangan syariah di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya