Main HP Saat Petir? Mitos yang Perlu Dibongkar
Penggunaan ponsel saat hujan deras dan petir tidak menarik sambaran petir, tetapi risiko terjadi saat perangkat terhubung ke listrik tetap ada.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ketika petir menggema di langit dan hujan deras mengguyur, muncul kepercayaan umum bahwa menggunakan ponsel bisa meningkatkan risiko tersambar. Anggapan ini menyebar luas, bahkan membuat banyak orang mematikan perangkat atau menjauhkan HP saat badai datang. Namun, berdasarkan penjelasan ilmiah, keberadaan ponsel tidak memengaruhi arah atau lokasi sambaran petir. Faktor utama yang menentukan sasaran petir adalah ketinggian objek, bentuk runcing, dan posisi yang terisolasi—bukan logam kecil dalam perangkat elektronik.
Petir tidak memilih korban berdasarkan aktivitas penggunaan ponsel seperti membuka aplikasi, bermain game, atau mengobrol. Bahkan objek tanpa logam seperti pohon atau bangunan tinggi bisa menjadi sasaran karena kondisi geografis dan fisik, bukan karena memuat perangkat elektronik. National Weather Service (NWS) Amerika Serikat secara tegas menyatakan bahwa telepon seluler tidak termasuk benda yang menarik petir, meskipun terbuat dari logam. Artinya, menggenggam HP saat hujan bukan alasan seseorang menjadi korban sambaran.
Namun, keamanan tidak sepenuhnya terjamin jika perangkat sedang terhubung ke sumber listrik. Saat petir menyambar jaringan listrik atau instalasi luar ruangan, arus listrik dapat merambat melalui kabel, stopkontak, atau pipa air. Dalam kondisi ini, menyentuh perangkat yang terhubung ke listrik—seperti HP yang sedang diisi daya—berisiko tinggi. Oleh karena itu, larangan menggunakan HP saat petir lebih berkaitan dengan keamanan listrik daripada mitos petir yang "dipanggil" oleh perangkat.
Ketika berada di dalam ruangan yang aman, penggunaan HP tanpa kabel charger dianggap aman. Yang perlu dihindari adalah menyentuh perangkat yang terhubung ke sumber listrik, telepon kabel, atau instalasi air. Pemahaman yang salah sering muncul ketika aturan keselamatan dipadukan dengan mitos. Faktanya, yang berbahaya bukan ponselnya, melainkan koneksi listrik yang bisa menjadi jalur penghantar arus saat terjadi lonjakan listrik akibat petir.
Oleh karena itu, keputusan untuk menggunakan HP saat petir sebaiknya didasarkan pada kondisi penggunaan, bukan ketakutan terhadap mitos. Selama perangkat tidak terhubung ke listrik dan pengguna berada di dalam bangunan yang terlindungi, aktivitas menonton video, menulis pesan, atau bermain game tetap aman. Kunci utama tetap pada menjauhi jalur listrik, tidak berada di ruang terbuka, dan memastikan lingkungan aman dari potensi sumber arus listrik yang bisa merambat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

WNA Belarus Dihadapkan ke Pengadilan atas Kasus Narkoba di Bali
Seorang warga negara Belarus, Hleb Saroka, menjalani sidang perdana di PN Denpasar didakwa memiliki ganja dan kokain dalam jumlah besar, diduga terkait jaringan peredaran narkoba internasional.
6 Oktober 2026

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun ke Kas Negara
Satgas Penertiban Kawasan Hutan menyerahkan dana hasil penyelamatan keuangan negara senilai Rp13,24 triliun ke kas negara, disaksikan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
6 Oktober 2026

Prabowo Ajak Koruptor Kembalikan Aset dengan Jujur
Presiden Prabowo meminta para koruptor mengakui kesalahan, kembalikan uang hasil korupsi, dan menjadi justice collaborator demi meringankan hukuman.
6 Oktober 2026

Prabowo Ungkap Upaya Suap ke Dirinya dan Tegaskan Perang Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menyatakan masih ada upaya menyogok dirinya dan pejabat negara lain, serta menegaskan komitmen perang terhadap korupsi dan penjarahan aset negara.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga Jadi Lompatan Emisi
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.24 WITA

Biaya Hunian Picu Korban Kebutuhan Pokok Global
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pelayanan Apostille Pernikahan ke Hungaria Difasilitasi di Babel
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Prabowo Serahkan Perkara Ijazah Gibran ke MK
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Layanan Keimigrasian di MPP Nusantara Diperkuat untuk Dukung IKN
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Kopi Pesan Trend Jadi Pilar Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Penertiban Hutan Selamatkan Rp400 Triliun dari Kerugian Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.22 WITA

7 Kebiasaan Harian untuk Menjaga Kesehatan Mental
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.20 WITA

