Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Main HP Saat Petir? Mitos yang Perlu Dibongkar

Penggunaan ponsel saat hujan deras dan petir tidak menarik sambaran petir, tetapi risiko terjadi saat perangkat terhubung ke listrik tetap ada.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Main HP Saat Petir? Mitos yang Perlu Dibongkar📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Ketika petir menggema di langit dan hujan deras mengguyur, muncul kepercayaan umum bahwa menggunakan ponsel bisa meningkatkan risiko tersambar. Anggapan ini menyebar luas, bahkan membuat banyak orang mematikan perangkat atau menjauhkan HP saat badai datang. Namun, berdasarkan penjelasan ilmiah, keberadaan ponsel tidak memengaruhi arah atau lokasi sambaran petir. Faktor utama yang menentukan sasaran petir adalah ketinggian objek, bentuk runcing, dan posisi yang terisolasi—bukan logam kecil dalam perangkat elektronik.

Petir tidak memilih korban berdasarkan aktivitas penggunaan ponsel seperti membuka aplikasi, bermain game, atau mengobrol. Bahkan objek tanpa logam seperti pohon atau bangunan tinggi bisa menjadi sasaran karena kondisi geografis dan fisik, bukan karena memuat perangkat elektronik. National Weather Service (NWS) Amerika Serikat secara tegas menyatakan bahwa telepon seluler tidak termasuk benda yang menarik petir, meskipun terbuat dari logam. Artinya, menggenggam HP saat hujan bukan alasan seseorang menjadi korban sambaran.

Namun, keamanan tidak sepenuhnya terjamin jika perangkat sedang terhubung ke sumber listrik. Saat petir menyambar jaringan listrik atau instalasi luar ruangan, arus listrik dapat merambat melalui kabel, stopkontak, atau pipa air. Dalam kondisi ini, menyentuh perangkat yang terhubung ke listrik—seperti HP yang sedang diisi daya—berisiko tinggi. Oleh karena itu, larangan menggunakan HP saat petir lebih berkaitan dengan keamanan listrik daripada mitos petir yang "dipanggil" oleh perangkat.

Ketika berada di dalam ruangan yang aman, penggunaan HP tanpa kabel charger dianggap aman. Yang perlu dihindari adalah menyentuh perangkat yang terhubung ke sumber listrik, telepon kabel, atau instalasi air. Pemahaman yang salah sering muncul ketika aturan keselamatan dipadukan dengan mitos. Faktanya, yang berbahaya bukan ponselnya, melainkan koneksi listrik yang bisa menjadi jalur penghantar arus saat terjadi lonjakan listrik akibat petir.

Oleh karena itu, keputusan untuk menggunakan HP saat petir sebaiknya didasarkan pada kondisi penggunaan, bukan ketakutan terhadap mitos. Selama perangkat tidak terhubung ke listrik dan pengguna berada di dalam bangunan yang terlindungi, aktivitas menonton video, menulis pesan, atau bermain game tetap aman. Kunci utama tetap pada menjauhi jalur listrik, tidak berada di ruang terbuka, dan memastikan lingkungan aman dari potensi sumber arus listrik yang bisa merambat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya