Prabowo Ungkap Upaya Suap ke Dirinya dan Tegaskan Perang Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menyatakan masih ada upaya menyogok dirinya dan pejabat negara lain, serta menegaskan komitmen perang terhadap korupsi dan penjarahan aset negara.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengungkapkan adanya upaya penyuapan yang menargetkan dirinya sendiri, sekaligus menyoroti persistensi praktik korupsi dalam institusi negara. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penyerahan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Ia menekankan bahwa perjuangan pemerintah kini berfokus pada perlindungan kepentingan rakyat, terutama kelompok rentan yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan sosial.
Prabowo menegaskan bahwa perlawanan terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan penjarahan aset negara akan menghadapi resistensi dari pihak-pihak yang selama ini menikmati keuntungan dari praktik menyimpang. Ia menyebut kelompok tersebut memiliki kekuatan finansial besar dan mampu memanfaatkan berbagai alat, termasuk media sosial, buzzer, dan aksi demonstrasi, untuk menghambat reformasi. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap teguh dan tidak gentar, bahkan siap berjuang hingga titik darah penghabisan demi rakyat.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengakui bahwa integritas aparatur negara masih menjadi tantangan serius. Ia menyebut bahwa selama puluhan tahun, institusi pemerintahan telah rusak, hingga menteri dan direktur jenderal pun pernah menjadi target suap. Bahkan, ia menyatakan secara personal bahwa dirinya sendiri pernah menjadi sasaran upaya penyuapan. Namun, hal itu justru memperkuat tekadnya untuk membangun pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Ia meminta seluruh jajaran Satgas PKH dan aparatur penegak hukum untuk tetap konsisten menjaga prinsip kebenaran dan keadilan. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan reformasi bukan hanya soal hukum, tetapi juga tentang keberanian politik dan keberpihakan terhadap rakyat. Dengan keyakinan bahwa kebenaran akan menang, ia menyeru seluruh komponen pemerintahan yang tidak sejalan dengan visi tersebut untuk mengundurkan diri secara terhormat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

WNA Belarus Dihadapkan ke Pengadilan atas Kasus Narkoba di Bali
Seorang warga negara Belarus, Hleb Saroka, menjalani sidang perdana di PN Denpasar didakwa memiliki ganja dan kokain dalam jumlah besar, diduga terkait jaringan peredaran narkoba internasional.
6 Oktober 2026

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun ke Kas Negara
Satgas Penertiban Kawasan Hutan menyerahkan dana hasil penyelamatan keuangan negara senilai Rp13,24 triliun ke kas negara, disaksikan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
6 Oktober 2026

Main HP Saat Petir? Mitos yang Perlu Dibongkar
Penggunaan ponsel saat hujan deras dan petir tidak menarik sambaran petir, tetapi risiko terjadi saat perangkat terhubung ke listrik tetap ada.
6 Oktober 2026

Prabowo Ajak Koruptor Kembalikan Aset dengan Jujur
Presiden Prabowo meminta para koruptor mengakui kesalahan, kembalikan uang hasil korupsi, dan menjadi justice collaborator demi meringankan hukuman.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga Jadi Lompatan Emisi
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.24 WITA

Biaya Hunian Picu Korban Kebutuhan Pokok Global
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pelayanan Apostille Pernikahan ke Hungaria Difasilitasi di Babel
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Prabowo Serahkan Perkara Ijazah Gibran ke MK
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Layanan Keimigrasian di MPP Nusantara Diperkuat untuk Dukung IKN
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Kopi Pesan Trend Jadi Pilar Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Penertiban Hutan Selamatkan Rp400 Triliun dari Kerugian Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.22 WITA

7 Kebiasaan Harian untuk Menjaga Kesehatan Mental
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.20 WITA

