Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Makan Bersama Keluarga Dorong Kecerdasan Anak Secara Holistik

Kebiasaan makan bersama keluarga dipandang sebagai momen penting dalam pengembangan kecerdasan intelektual, emosional, dan sosial anak, sekaligus memperkuat ikatan keluarga.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Makan Bersama Keluarga Dorong Kecerdasan Anak Secara Holistik📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Makan bersama keluarga tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membangun fondasi kecerdasan anak secara menyeluruh. Menurut pakar kesehatan masyarakat, proses makan yang dilakukan secara bersama-sama membuka ruang bagi pemenuhan tiga aspek kunci: nutrisi, stimulasi emosional, dan interaksi sosial. Dengan menyediakan makanan bergizi seimbang, orang tua tidak hanya menopang perkembangan fisik anak, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kognitif dan emosional.

Dalam diskusi ilmiah di Jakarta, narasumber menekankan bahwa saat makan bersama, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar keterampilan dasar seperti berbicara, mengatur motorik halus, serta memahami aturan sosial. Orang tua dapat memfasilitasi proses ini dengan membiarkan anak mengambil makanan sendiri, merespons kata-kata mereka, atau mengajarkan nilai berbagi. Interaksi yang terjadi saat makan, tanpa gangguan gadget, menjadi sarana alami untuk menanamkan kebiasaan komunikasi yang sehat.

Psikolog klinis senior menegaskan bahwa makan bukan hanya aktivitas biologis, melainkan peristiwa sosial yang membentuk suasana hati dan kesejahteraan emosional. Ia menyampaikan bahwa kehadiran orang tua yang hadir secara penuh—tanpa terganggu ponsel—dapat menciptakan rasa aman dan dicintai bagi anak. Sebaliknya, jika makan dilakukan secara terpisah atau tanpa perhatian, anak bisa merasa terabaikan, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental jangka panjang.

Pakar juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam kebiasaan ini. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar orang tua berupaya menyediakan setidaknya satu waktu makan bersama setiap hari di meja makan. Dengan membangun rutinitas ini secara konsisten, anak akan menyerap nilai-nilai seperti empati, disiplin, dan komunikasi secara alami. Perilaku positif yang tumbuh dari momen makan bersama akan menjadi bagian dari karakter anak seiring waktu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya