Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Makanan Penstabil Gula Darah yang Perlu Dikonsumsi

Tujuh makanan alami seperti alpukat, yoghurt Yunani, ikan, brokoli, kacang, okra, dan buah beri terbukti membantu menjaga keseimbangan gula darah secara alami.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 09.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Makanan Penstabil Gula Darah yang Perlu Dikonsumsi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Gula darah yang fluktuatif dapat memicu gejala seperti pusing, gelisah, lapar berlebihan, dan mudah marah. Jika tidak dikelola, kondisi ini berpotensi memperbesar risiko terkena diabetes tipe 2 serta penyakit kardiovaskular jangka panjang. Salah satu pendekatan pencegahan yang efektif adalah melalui pengaturan pola makan dengan memilih makanan yang mampu menstabilkan kadar gula darah secara alami.

Alpukat menjadi salah satu pilihan utama karena kaya serat dan rendah karbohidrat, dengan satu buah berukuran 201 gram mengandung 13,5 gram serat. Kandungan magnesium dalam alpukat juga mendukung produksi insulin dan metabolisme karbohidrat, sesuai temuan penelitian yang menyatakan bahwa kadar magnesium tinggi dikaitkan dengan kontrol gula darah lebih baik pada penderita diabetes tipe 2.

Yoghurt Yunani menawarkan protein dua kali lebih tinggi dibandingkan yoghurt biasa dan mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Kombinasi ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan kronis, faktor penting dalam menjaga keseimbangan gula darah. Sama halnya dengan seafood seperti salmon dan sarden, yang kaya protein dan lemak sehat, mampu memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah pasca-makan.

Brokoli dan kacang-kacangan menjadi andalan lain karena tinggi serat dan nutrisi seperti magnesium serta seng. Senyawa sulforafan dalam brokoli dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin, sementara konsumsi 20 gram almond sebelum makan selama tiga bulan terbukti menurunkan gula darah setelah makan pada individu dengan prediabetes. Okra juga menunjukkan potensi menurunkan kadar gula melalui senyawa polisakarida dan flavonoid yang menghambat enzim tertentu.

Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry menjadi alternatif alami yang kaya antioksidan, serat, dan vitamin. Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa mengonsumsi 250 gram raspberry merah bersama makanan tinggi karbohidrat dapat menurunkan respons insulin dan gula darah pasca-makan pada orang dengan risiko prediabetes.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya