Mamografi Bantu Deteksi Jantung Koroner dengan Bantuan Kecerdasan Buatan
Studi global menunjukkan mamografi yang dilengkapi AI mampu mendeteksi penyakit jantung koroner, stroke, dan hipertensi pada perempuan melalui data pencitraan rutin.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemeriksaan mamografi yang biasa digunakan untuk mendeteksi kanker payudara kini menunjukkan potensi baru dalam mendeteksi penyakit kardiovaskular pada perempuan. Dengan dukungan algoritma kecerdasan buatan, prosedur yang sudah lazim dilakukan secara rutin dapat mengidentifikasi tanda awal gangguan jantung koroner, stroke, dan hipertensi tanpa perlu prosedur tambahan. Temuan ini dihasilkan dari penelitian lintas disiplin yang melibatkan ilmuwan dari Universitas Tel Aviv dan dipresentasikan dalam pertemuan tahunan European Society of Cardiology.
Penelitian yang melibatkan data dari 29.921 perempuan dengan rata-rata usia 54 tahun menunjukkan bahwa informasi dari mamografi bisa digunakan untuk menganalisis risiko penyakit kardiovaskular. Data klinis seperti riwayat obat, rekam medis, dan hasil pencitraan lainnya dikombinasikan dengan analisis AI untuk memprediksi keberadaan kondisi tersebut. Hasil menunjukkan tingkat akurasi cukup tinggi, dengan skor AUROC mencapai 0,79 untuk hipertensi, 0,78 untuk penyakit jantung iskemik, dan 0,86 untuk stroke — angka yang menunjukkan kemampuan pemisahan yang signifikan dibandingkan tebakan acak.
Salah satu peneliti utama, Viana Copeland, menekankan pentingnya pendekatan deteksi dini karena penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian perempuan global, namun sering kali terlewatkan dalam diagnosis. Banyak wanita baru mencari perawatan saat gejala sudah parah, meskipun mereka secara rutin menjalani skrining kanker payudara. Dengan memanfaatkan momen kunjungan medis yang sudah terjadwal, teknologi ini memungkinkan deteksi ganda dalam satu prosedur, tanpa menambah beban atau biaya.
Gejala serangan jantung pada perempuan sering kali berbeda dari laki-laki, termasuk rasa tidak nyaman di dada, nyeri menjalar ke lengan atau rahang, mual, keringat dingin, sesak napas, atau perasaan cemas tiba-tiba. Karena gejala-gejala tersebut bisa disalahartikan sebagai gangguan pencernaan atau stres, deteksi dini menjadi kunci. Dengan memanfaatkan data mamografi yang sudah ada, AI membantu mengidentifikasi pola risiko yang sebelumnya tidak terdeteksi, membuka peluang besar bagi pencegahan primer dalam pelayanan kesehatan perempuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Xiaomi meluncurkan SUV Skynomad di China dengan teknologi extended-range electric vehicle, menawarkan jangkauan hingga 1.705 km dan berbagai fitur eksklusif untuk segmen keluarga premium.
8 September 2026

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Startup asal Amerika Serikat berencana meluncurkan wahana antariksa ke Alpha Centauri pada 2029, meski perjalanan akan memakan waktu 80 ribu tahun, dengan tujuan menginspirasi generasi mendatang.
8 September 2026

Penguatan Pengawasan MBG Lewat Standar Operasional dan Teknologi
Badan Gizi Nasional memperkuat tata kelola Makan Bergizi Gratis dengan aturan jam kerja ketat, sistem pengawasan digital, dan label batas waktu konsumsi untuk jaminan keselamatan pangan.
8 September 2026

Galaxy S26 FE Unggulkan Kamera Premium dan AI Modern
Samsung meluncurkan Galaxy S26 FE dengan peningkatan kamera dan fitur AI canggih yang mengadopsi teknologi flagship untuk pengalaman konten kreator yang lebih stabil dan cerdas.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


