Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Marquez Kembali Puncaki Dunia MotoGP Setelah Absen Lima Tahun

Marc Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP ketujuh dalam kariernya, menyamai catatan legenda Valentino Rossi, setelah kemenangan di Sirkuit Motegi 2025.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Marquez Kembali Puncaki Dunia MotoGP Setelah Absen Lima Tahun
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Marc Marquez secara resmi mengukir sejarah baru di dunia balap motor dengan menjuarai MotoGP 2025, menandai kembalinya sang juara setelah lima tahun absen akibat cedera serius. Kemenangan ini diraih setelah finis kedua dalam balapan penentu di Sirkuit Motegi, Jepang, pada Minggu (28/9), mengungguli adik kandungnya, Alex Marquez, yang tampil sebagai pesaing utama. Kemenangan ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan karier Marquez, yang kembali ke puncak setelah memperkuat tim Ducati Lenovo setelah sebelumnya membela Gresini Racing Team.

Pencapaian ini menambah koleksi gelar juara dunia Marquez menjadi tujuh kali di kelas utama, menyamai torehan legenda Italia, Valentino Rossi. Dengan gelar ke-7 ini, Marquez menjadi salah satu tokoh paling dominan dalam sejarah MotoGP, setelah sebelumnya mengukir rekor sebagai pembalap termuda yang meraih gelar pertama pada usia 20 tahun 63 hari di 2013. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya pembalap yang berhasil meraih tiga gelar berturut-turut di kelas utama sebelum usia 24 tahun.

Sejak debut di kelas premier pada 2013 bersama Repsol Honda, Marquez telah menunjukkan dominasi luar biasa, memenangkan gelar pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan kini 2025. Total keseluruhan, ia telah meraih sembilan gelar dunia dalam kariernya, termasuk satu gelar di kelas 125cc (2010) dan satu di kelas Moto2 (2012). Konsistensi, kemampuan menakjubkan dalam mengendalikan motor di kondisi ekstrem, serta ketahanan mental saat menghadapi tekanan menjadi ciri khas yang membedakannya dari rekan-rekannya.

Meski sempat menghadapi tantangan besar, termasuk tiga penalti pada musim 2018 dan cedera berat yang membuatnya absen selama lima tahun, Marquez tetap menunjukkan semangat juang yang tak pernah padam. Ia kembali ke lintasan dengan tekad kuat, menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya hasil dari kecepatan, tetapi juga dari ketahanan dan kerja keras. Kemenangan di 2025 menjadi bukti nyata bahwa Marquez tetap menjadi raja kelas utama, yang mampu bangkit dari keterpurukan dan kembali memimpin dunia balap motor.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya