Memahami Label Pangan untuk Pilihan Sehat yang Tepat
Orang tua perlu memahami label gizi secara menyeluruh agar memilih makanan yang sesuai kebutuhan gizi anak, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 73x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, terutama bagi anak-anak di masa pertumbuhan, penting untuk tidak hanya melihat satu bahan dalam komposisi produk, tetapi memahami secara utuh informasi yang tercantum pada kemasan. Kebiasaan membaca label gizi dan komposisi pangan secara menyeluruh menjadi kunci agar pilihan makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tidak hanya berdasarkan klaim sehat yang muncul di permukaan.
Diana Sunardi, dokter spesialis gizi klinik konsultan, menekankan bahwa interaksi antarbahan dalam suatu produk dapat menghasilkan dampak gizi yang berbeda dibandingkan jika bahan-bahan tersebut dikonsumsi secara terpisah. Ia menyampaikan hal ini dalam acara World Food Day 2026 yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia bersama Universitas Pelita Harapan di Tangerang, di mana fokusnya adalah inovasi sebagai fondasi masa depan pangan. Menurutnya, memahami label bukan sekadar membaca angka, tetapi memahami konteks penggunaan bahan dalam konteks pola makan harian.
Pola makan sehat sejati tidak didasarkan pada satu jenis makanan atau bahan tertentu, melainkan pada empat prinsip utama: kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman. Kecukupan mengacu pada pemenuhan zat gizi sesuai kebutuhan individu yang bervariasi berdasarkan usia, aktivitas, dan tahap kehidupan. Keseimbangan menekankan proporsi asupan yang tepat antar kelompok makanan agar tubuh tidak kekurangan atau kelebihan satu zat gizi.
Moderasi mengingatkan pentingnya mengatur jumlah konsumsi, terutama untuk makanan atau minuman yang tinggi gula, garam, atau lemak. Dengan memeriksa takaran saji dan nilai gizi per porsi, masyarakat dapat mengontrol asupan harian secara lebih akurat. Sementara itu, keberagaman mendorong konsumsi berbagai jenis pangan untuk menjamin cakupan nutrisi yang luas, karena tidak ada satu makanan pun yang bisa menyediakan semua zat gizi secara lengkap.
Keempat prinsip ini menjadi panduan praktis dalam memilih produk pangan olahan maupun menyusun menu harian. Dengan memahami label secara menyeluruh, keluarga dapat membuat keputusan konsumsi yang berbasis data, bukan hanya persepsi atau iklan. Pendekatan ini sangat penting terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan, periode krusial yang menentukan fondasi tumbuh kembang anak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

