Memory: Perburuan dan Kenangan di Tengah Kegelapan Ingatan
Film Memory menampilkan kisah pembunuh bayaran yang terganggu ingatan akibat Alzheimer, terlibat dalam misi berbahaya yang menguji moral dan ingatan terakhirnya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 24x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Film Memory yang tayang malam ini di Bioskop Trans TV pukul 20.00 WIB menggambarkan perjalanan Alex Lewis, seorang pembunuh bayaran berusia lanjut yang tengah berjuang melawan gejala Alzheimer dini. Ia tinggal di Meksiko dan bekerja untuk Davana Sealman, seorang perempuan yang mengatur operasi kriminal dengan cara yang tak terduga. Tugas pertamanya adalah membunuh Ellis Van Camp, seorang pekerja konstruksi di Fasilitas Pemrosesan Pusat Texas—lokasi di mana saudara kandung Alex, yang menderita Alzheimer parah, kini dirawat.
Ketika misi berjalan, Alex mulai mengalami kebingungan, terutama saat menyadari bahwa target berikutnya bukan hanya seorang pria, melainkan seorang anak perempuan bernama Beatriz. Ia mengetahui bahwa Beatriz, yang sebelumnya disandera oleh jaringan perdagangan manusia, kini berada di panti asuhan. Dengan ingatan yang mulai memudar, Alex justru menolak membunuh anak tersebut, menekankan bahwa “anak-anak tidak boleh disentuh” — sebuah prinsip yang muncul dari kehidupan masa lalu yang ia coba lupakan.
Pada saat yang sama, agen FBI Vincent Serra, yang menyamar di El Paso untuk menangkap tokoh kunci bernama “Papa Leon,” terpaksa mengambil tindakan ekstrem setelah sang pelaku menyandera putrinya. Beatriz akhirnya ditemukan di tempat yang sama dengan Alex, tetapi sayangnya, ia tewas dibunuh oleh pembunuh bayaran lain, Mauricio. Kejadian ini memicu kepanikan dalam diri Alex, yang menyadari bahwa dirinya kini menjadi sasaran karena mengetahui rahasia besar.
Dalam keadaan terdesak, Alex terbangun di kamar hotel setelah kencan singkat, hanya untuk mengetahui dari berita bahwa Beatriz telah tewas. Ia segera menyadari ancaman yang mengintainya dan meminta wanita yang bersamanya tetap tinggal di kamar. Namun, ketika ia pergi ke tempat parkir, terjadi baku tembak dengan Mauricio. Wanita itu tewas karena mencoba mengembalikan pil Alzheimer yang tertinggal. Alex kemudian membunuh Mauricio dan membakar keduanya di dalam mobil, sebelum mengejar pengacara Davana, William Borden, yang mengetahui seluruh rencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

