Mendagri Hadiri Taklimat Presiden untuk Perwira Tinggi TNI-Polri
Menteri Dalam Negeri menghadiri penyampaian arahan Presiden kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana Jakarta, sebagai bagian dari penyelarasan visi menjelang masa kepemimpinan baru.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut hadir dalam acara penyampaian taklimat Presiden Prabowo Subianto kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan gambaran kondisi terkini bangsa dan negara, sekaligus memperkuat pemahaman bersama di kalangan pimpinan militer dan kepolisian.
Presiden Prabowo menekankan bahwa pertemuan tersebut dirancang sebagai langkah awal untuk membekali para perwira tinggi dengan pemahaman menyeluruh mengenai tantangan nasional yang dihadapi, menjelang masa kepemimpinannya yang akan berlangsung selama dua tahun ke depan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa di tengah dinamika global dan domestik yang kompleks.
Dalam prosesi, acara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan singkat terkait kesiapan operasional dan tugas pokok masing-masing institusi. Taklimat Presiden kemudian menjadi titik puncak, di mana arahan strategis diberikan sebagai pedoman operasional bagi seluruh jajaran perwira tinggi dalam menjalankan tugas di seluruh wilayah Indonesia.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyelaraskan persepsi dan strategi antara TNI dan Polri terhadap isu-isu utama yang berkembang, termasuk keamanan nasional, stabilitas sosial, serta kesiapan menjaga kedaulatan negara. Dengan adanya penyampaian arahan langsung dari Presiden, diharapkan tercipta koordinasi yang lebih sinergis dan responsif terhadap dinamika kebangsaan di tingkat strategis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

550 WNI Ditahan di Kamboja Usai Operasi Anti-Penipuan Online
Sebanyak 550 WNI ditahan di Kamboja setelah terjaring operasi besar-besaran pemberantasan penipuan dan judi daring di wilayah Poipet, dengan KBRI Phnom Penh segera memberikan bantuan kekonsuleran.
7 Oktober 2026

Scarlett Johansson Bawa Detektif Baru Usut Kasus Pembunuhan Berantai di Reboot The Exorcist
Scarlett Johansson memerankan detektif NYPD dalam reboot The Exorcist yang menggabungkan elemen horor, thriller pembunuh berantai, dan misteri religius.
7 Oktober 2026

Mahasiswa Dihukum 5 Bulan karena Edit Teks Meme Demo
Majelis hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman lima bulan penjara terhadap mahasiswa yang mengedit teks meme terkait demonstrasi Agustus 2025, meski satu hakim berpendapat terdakwa tidak bersalah.
7 Oktober 2026

DPR Minta Evaluasi Pembebasan Bersyarat Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Komisi 13 DPR meminta evaluasi menyeluruh terhadap pembebasan bersyarat dan remisi terhadap pelaku kekerasan seksual di pesantren Jombang, menekankan tidak ada keistimewaan hukum berdasarkan latar belakang keluarga.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Haji 2027: Biaya Pelunasan Turun Jadi Rp23 Juta Berkat Subsidi
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Indonesia Siap Raih Ekspor Nikel US$40 Miliar pada 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Indonesia Kaya Gas, Tapi Masih Impor LPG
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Pemerintah Tegas Atur Penggunaan Kontraktor Lokal di Sektor Pertambangan
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IMF Beri Pinjaman US$189 Juta untuk Atasi Krisis Ekonomi Papua Nugini
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Ibu Rumah Tangga Palembang Kembangkan Usaha dari Modal Rp2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IPOT X Revolusi Baru di Dunia Investasi Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

