Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menteri Keuangan Beli Mobil Listrik Rp1,14 Miliar Setelah Anggap Super One Mahal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut mobil listrik Honda Super One dengan harga Rp400 juta mahal, namun tiga pekan kemudian membeli Xpeng X9 senilai Rp1,14 miliar tanpa komentar atas ketidaksesuaian tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 09.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Menteri Keuangan Beli Mobil Listrik Rp1,14 Miliar Setelah Anggap Super One Mahal
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, mengungkapkan keheranannya terhadap harga Honda Super One yang disebut mencapai Rp400 jutaan saat berkunjung ke booth pameran di GIIAS 2026. Ia menyatakan harga tersebut terlalu tinggi untuk bisa bersaing di pasar, meski secara teknis masih dalam kategori mobil listrik kompak. Kunjungan tersebut dilakukan usai tampil sebagai pembicara dalam Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), di mana ia menyempatkan diri meninjau berbagai kendaraan terbaru.

Saat berada di area Honda, Purbaya menanyakan harga secara langsung kepada Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy. Billy sempat berpikir sejenak sebelum menjawab bahwa harga resmi belum diumumkan, namun secara informal menyebut angka sekitar Rp400 jutaan. Respons Purbaya langsung menunjukkan ketidaksetujuan, menilai harga tersebut terlalu tinggi dan menambahkan bahwa akan sulit bersaing di pasar domestik. Ia pun sempat mengecek interior mobil sebelum meninggalkan area pameran.

Tiga minggu setelah pernyataan tersebut, publik dikejutkan dengan informasi bahwa Menteri Keuangan justru membeli mobil listrik MPV asal Tiongkok, Xpeng X9, dengan harga OTR Jakarta mencapai Rp1,14 miliar. Mobil tersebut memiliki panjang lebih dari lima meter, dilengkapi fitur canggih, dan diklaim mampu beroperasi dengan fleksibilitas tinggi bahkan di jalan sempit. Angka pembelian ini hampir tiga kali lipat dari harga yang disebutnya mahal sebelumnya.

Pembelian Xpeng X9 yang dilakukan secara pribadi tanpa keterangan resmi dari kementerian menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi kebijakan dan sikap terhadap harga kendaraan listrik. Namun, hingga saat ini, Purbaya tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait perbedaan antara kritik terhadap Super One dan keputusannya membeli Xpeng X9.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya