Menteri Keuangan Beli Mobil Listrik Rp1,14 Miliar Setelah Anggap Super One Mahal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut mobil listrik Honda Super One dengan harga Rp400 juta mahal, namun tiga pekan kemudian membeli Xpeng X9 senilai Rp1,14 miliar tanpa komentar atas ketidaksesuaian tersebut.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 09.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, mengungkapkan keheranannya terhadap harga Honda Super One yang disebut mencapai Rp400 jutaan saat berkunjung ke booth pameran di GIIAS 2026. Ia menyatakan harga tersebut terlalu tinggi untuk bisa bersaing di pasar, meski secara teknis masih dalam kategori mobil listrik kompak. Kunjungan tersebut dilakukan usai tampil sebagai pembicara dalam Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), di mana ia menyempatkan diri meninjau berbagai kendaraan terbaru.
Saat berada di area Honda, Purbaya menanyakan harga secara langsung kepada Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy. Billy sempat berpikir sejenak sebelum menjawab bahwa harga resmi belum diumumkan, namun secara informal menyebut angka sekitar Rp400 jutaan. Respons Purbaya langsung menunjukkan ketidaksetujuan, menilai harga tersebut terlalu tinggi dan menambahkan bahwa akan sulit bersaing di pasar domestik. Ia pun sempat mengecek interior mobil sebelum meninggalkan area pameran.
Tiga minggu setelah pernyataan tersebut, publik dikejutkan dengan informasi bahwa Menteri Keuangan justru membeli mobil listrik MPV asal Tiongkok, Xpeng X9, dengan harga OTR Jakarta mencapai Rp1,14 miliar. Mobil tersebut memiliki panjang lebih dari lima meter, dilengkapi fitur canggih, dan diklaim mampu beroperasi dengan fleksibilitas tinggi bahkan di jalan sempit. Angka pembelian ini hampir tiga kali lipat dari harga yang disebutnya mahal sebelumnya.
Pembelian Xpeng X9 yang dilakukan secara pribadi tanpa keterangan resmi dari kementerian menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi kebijakan dan sikap terhadap harga kendaraan listrik. Namun, hingga saat ini, Purbaya tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait perbedaan antara kritik terhadap Super One dan keputusannya membeli Xpeng X9.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


