Menteri Pertanian Apresiasi Kontribusi SGC dalam Penguatan Gula Nasional
Menteri Pertanian menyoroti peran penting Sugar Group Companies dalam peningkatan produksi gula nasional dan penyerapan tenaga kerja di Lampung.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian mengungkapkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan produksi gula dalam negeri, dengan menekankan pentingnya peningkatan produktivitas tanaman tebu secara menyeluruh. Kunjungan kerjanya ke perkebunan tebu milik Sugar Group Companies (SGC) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menjadi momentum strategis untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga ketahanan pangan berupa gula putih.
Ia menilai SGC sebagai salah satu pelaku utama yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja signifikan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri menyampaikan apresiasi atas jumlah tenaga kerja yang diserap perusahaan, mencapai 40 ribu orang, yang turut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Menurutnya, keberadaan perusahaan dengan skala besar seperti SGC menjadi kunci dalam memperkuat basis produksi pertanian nasional.
Amran menegaskan bahwa pencapaian kemandirian gula nasional tidak dapat dicapai tanpa komitmen kuat dari perusahaan-perusahaan industri gula. Ia menyampaikan bahwa sekitar 86 persen lahan plasma tebu rakyat yang belum dibongkar harus segera dimaksimalkan guna menjamin pasokan bahan baku. Dengan peningkatan produksi dari sektor ini, pemerintah optimistis tidak perlu lagi mengimpor gula putih dalam jumlah besar.
Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah sedang memperkuat dukungan anggaran guna membongkar lahan plasma tebu rakyat yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan dukungan anggaran yang diberikan, diharapkan produksi gula dalam negeri dapat mencukupi kebutuhan domestik bahkan berlebihan. Langkah ini sejalan dengan program strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat sektor pertanian.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


