Meta Setuju Bayar Rp302 Triliun Atas Kasus Keamanan Anak di Medsos
Meta menyetujui kesepakatan senilai US$17 miliar untuk mengatasi dampak negatif media sosial terhadap anak-anak, dengan aturan ketat dan fitur perlindungan baru.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 16.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan teknologi Meta telah menyelesaikan tuntutan hukum dari sejumlah negara bagian Amerika Serikat dengan komitmen membayar dana sebesar US$17 miliar dalam periode sepuluh tahun. Keputusan ini mengakhiri litigasi yang menuduh perusahaan sengaja merancang platform seperti Instagram dan Facebook agar menarik perhatian anak-anak secara berlebihan, serta menutupi risiko kesehatan mental yang muncul akibat penggunaan berlebihan. Penyelesaian ini diumumkan oleh Departemen Kehakiman California, yang menjadi inisiator utama koalisi hukum tersebut.
Dalam kesepakatan tersebut, Meta diwajibkan menerapkan sejumlah perubahan mendasar pada desain produknya. Akses pengguna di bawah usia tertentu dibatasi maksimal dua jam per hari, dengan pemblokiran otomatis dari tengah malam hingga pukul 06.00 pagi, kecuali ada izin dari orang tua. Selain itu, notifikasi akan dinonaktifkan antara pukul 22.00 hingga 07.00, termasuk saat jam sekolah, guna mengurangi gangguan fokus anak.
Meta juga harus mengubah fitur interaksi digital yang berpotensi merusak kesejahteraan mental anak. Jumlah "like" akan disembunyikan, penggunaan filter kecantikan dilarang, dan fitur feed otomatis berbasis algoritma harus bisa dinonaktifkan. Seluruh perubahan ini harus dilaporkan secara berkala kepada auditor independen, serta diperkuat dengan sistem verifikasi usia yang lebih ketat untuk mencegah penggunaan oleh anak di bawah umur.
Kesepakatan ini tidak hanya menghindarkan Meta dari risiko kekalahan dalam persidangan, tetapi juga menghentikan pemeriksaan terhadap eksekutif perusahaan, termasuk Mark Zuckerberg dan Adam Mosseri, yang sebelumnya dipanggil sebagai saksi. Penyelesaian ini diharapkan menjadi acuan bagi ratusan gugatan serupa yang masih berlangsung terhadap perusahaan teknologi lain seperti TikTok, Snap, dan Google, yang diduga merancang platform dengan desain yang memicu kecanduan dan berdampak serius pada kesehatan mental anak-anak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

