Milawati Pimpin Kemenkum Bali, Tekankan Peningkatan Akses Hukum di Desa
I Gusti Putu Milawati resmi menjabat Kepala Kanwil Kemenkum Bali dengan fokus memperluas layanan hukum melalui Posbankum di tingkat desa dan peningkatan kapasitas paralegal hingga Juli 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - I Gusti Putu Milawati secara resmi mengambil alih kepemimpinan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali dalam acara pisah sambut di Denpasar, menggantikan Eem Nurmanah yang sebelumnya menjabat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dan kemitraan dengan pemerintah daerah guna memastikan pelayanan hukum yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Bali.
Salah satu prioritas utama yang disampaikan Milawati adalah optimalisasi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan, sebagai upaya mewujudkan keadilan hukum yang nyata hingga ke akar masyarakat. Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas layanan dan penguatan peran para paralegal sebagai ujung tombak pemerataan akses hukum.
Berdasarkan data terbaru hingga 11 Juli 2026, terdapat 717 Posbankum yang telah berdiri di seluruh desa dan kelurahan di Bali, dengan dukungan 2.797 paralegal aktif. Layanan yang telah tercatat mencapai 2.625 kasus, meliputi 1.670 konsultasi hukum, 798 mediasi di luar pengadilan, 147 bantuan hukum dan advokasi, serta 10 rujukan ke advokat profesional.
Di samping pemerataan layanan, Milawati menyebut tantangan lain yang harus dihadapi mencakup peningkatan kapasitas tenaga paralegal dan harmonisasi regulasi daerah, khususnya terkait kepariwisataan dan pengembangan desa wisata. Ia menegaskan bahwa penguatan sistem hukum di tingkat lokal menjadi bagian integral dari upaya menciptakan kepastian hukum yang berkelanjutan.
Eem Nurmanah, yang melepas jabatannya, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran selama masa tugasnya. Acara ditutup dengan tradisi pelepasan melalui pengalungan bunga dan barisan penghormatan dari seluruh pegawai, menandai berakhirnya masa kepemimpinan yang diwarnai komitmen terhadap reformasi layanan hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dokter Tifa Dorong Anies Jadi Menteri Prabowo Berdasarkan Sejarah Politik
Ilmuwan neuropolitika Tifauzia Tyassuma menilai Anies Baswedan layak menjabat menteri jika dipilih Prabowo Subianto, menekankan pentingnya pelajaran dari rekonsiliasi politik masa lalu.
13 Oktober 2026

Malaysia Minta Indonesia Minta Maaf Atas Krisis Kabut Asap Lintas Batas
Politisi Malaysia menyerukan agar Indonesia bertanggung jawab penuh atas dampak kabut asap lintas batas dan meminta maaf kepada negara ASEAN yang terdampak.
13 Oktober 2026

DPR Minta Status Bencana Nasional Atas Karhutla
DPR mendesak pemerintah tetapkan karhutla sebagai bencana nasional karena dampaknya meluas dan belum mereda setelah tiga bulan.
13 Oktober 2026

Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum
Penertiban di Jaksel berujung keributan hingga petugas Satpol PP terluka, sementara Gubernur meminta kasus tersebut diproses secara hukum dan menekankan pentingnya penataan lahan melalui pembangunan sekolah bertingkat.
13 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si, Pimpin Universitas Halu Oleo 2026-2030
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.56 WITA

Cakatinding Siap Jadi Identitas Budaya dan Wisata NTT
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.22 WITA

Taylor Swift Pecahkan Rekor 100 Minggu di Puncak Billboard 200
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.21 WITA

Aktris Selma Blair Didaftarkan atas Tuduhan Kekerasan di Bandara JFK
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.21 WITA

Verdonk Siap Lawan Saka di Laga Arsenal vs Lille
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.10 WITA

Lima Laga Berat Wakil Indonesia di Babak Pertama Denmark Open 2026
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.10 WITA

Laga Kunci Liga Champions Malam Ini Sajikan Duel Besar
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.09 WITA

Proyek Perluasan Kediaman Putin di Sochi Terungkap Melalui Dokumen dan Iklan Pekerja
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.09 WITA

