Modernisasi Armada Ikan Butuh Rp234,5 Triliun Hingga 2029
KKP menargetkan modernisasi 4.582 kapal ikan hingga 2029 dengan total anggaran Rp234,55 triliun untuk tingkatkan produksi dan kesejahteraan nelayan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 53x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan kebutuhan anggaran sebesar Rp234,55 triliun untuk mewujudkan modernisasi 4.582 unit kapal perikanan hingga tahun 2029. Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam memperkuat basis produksi perikanan tangkap nasional dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di sektor kelautan. Rincian anggaran dibagi dalam dua skema utama, yakni pembangunan kapal baru dan pengadaan kapal melalui mekanisme pendanaan lainnya.
Sebanyak 1.582 kapal akan dibangun dengan alokasi dana Rp40,43 triliun, dengan kapasitas mulai dari 30 GT hingga 500 GT. Kapal-kapal ini ditargetkan mampu menghasilkan produksi ikan sebesar 281 ribu ton per tahun, bernilai ekonomi Rp6,6 triliun. Sementara itu, 3.000 unit kapal lainnya, berukuran mulai dari 30 GT hingga kapasitas industri, membutuhkan pendanaan Rp194,12 triliun. Armada tersebut diproyeksikan mampu menangkap 765 ribu ton ikan per tahun dengan nilai ekonomi mencapai Rp21,9 triliun.
Secara keseluruhan, modernisasi ini diharapkan mampu menaikkan total produksi perikanan tangkap nasional hingga mencapai 1,05 juta ton per tahun, dengan nilai ekonomi mencapai Rp28,5 triliun. Pada tahap awal, pemerintah akan menyerahkan 1.000 kapal berukuran 30 GT ke daerah pesisir di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan langsung terhadap nelayan lokal.
Dalam forum nasional industri perkapalan, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP, Mohammad Idnila, menjelaskan bahwa sebanyak 1.582 unit kapal telah mendapatkan dukungan pendanaan dari Inggris. Sementara itu, untuk 3.000 unit kapal lainnya, rencananya akan dibiayai melalui pinjaman dalam negeri. Seluruh target pembangunan kapal ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun 2029, sebagai bagian dari upaya transformasi sektor perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

