Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Modernisasi Armada Ikan Butuh Rp234,5 Triliun Hingga 2029

KKP menargetkan modernisasi 4.582 kapal ikan hingga 2029 dengan total anggaran Rp234,55 triliun untuk tingkatkan produksi dan kesejahteraan nelayan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 53x dibuka
Modernisasi Armada Ikan Butuh Rp234,5 Triliun Hingga 2029📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan kebutuhan anggaran sebesar Rp234,55 triliun untuk mewujudkan modernisasi 4.582 unit kapal perikanan hingga tahun 2029. Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam memperkuat basis produksi perikanan tangkap nasional dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di sektor kelautan. Rincian anggaran dibagi dalam dua skema utama, yakni pembangunan kapal baru dan pengadaan kapal melalui mekanisme pendanaan lainnya.

Sebanyak 1.582 kapal akan dibangun dengan alokasi dana Rp40,43 triliun, dengan kapasitas mulai dari 30 GT hingga 500 GT. Kapal-kapal ini ditargetkan mampu menghasilkan produksi ikan sebesar 281 ribu ton per tahun, bernilai ekonomi Rp6,6 triliun. Sementara itu, 3.000 unit kapal lainnya, berukuran mulai dari 30 GT hingga kapasitas industri, membutuhkan pendanaan Rp194,12 triliun. Armada tersebut diproyeksikan mampu menangkap 765 ribu ton ikan per tahun dengan nilai ekonomi mencapai Rp21,9 triliun.

Secara keseluruhan, modernisasi ini diharapkan mampu menaikkan total produksi perikanan tangkap nasional hingga mencapai 1,05 juta ton per tahun, dengan nilai ekonomi mencapai Rp28,5 triliun. Pada tahap awal, pemerintah akan menyerahkan 1.000 kapal berukuran 30 GT ke daerah pesisir di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan langsung terhadap nelayan lokal.

Dalam forum nasional industri perkapalan, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP, Mohammad Idnila, menjelaskan bahwa sebanyak 1.582 unit kapal telah mendapatkan dukungan pendanaan dari Inggris. Sementara itu, untuk 3.000 unit kapal lainnya, rencananya akan dibiayai melalui pinjaman dalam negeri. Seluruh target pembangunan kapal ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun 2029, sebagai bagian dari upaya transformasi sektor perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya