Morgan Stanley Jual 7,4 Miliar Saham GOTO di Rp25,39
Morgan Stanley melepas 7,4 miliar saham GOTO dengan rata-rata harga Rp25,39 per saham, mengantongi pendapatan Rp187 miliar, setelah sebelumnya membeli saham emiten tersebut dalam tiga kali transaksi pada 2 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan investasi global Morgan Stanley and Co International PLC melakukan penjualan besar-besaran saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 4 September 2026, dengan volume transaksi mencapai 7,4 miliar saham. Harga rata-rata penjualan sebesar Rp25,39 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp187 miliar. Setelah penjualan ini, kepemilikan saham Morgan Stanley di GOTO turun menjadi 6,99%, dari posisi sebelumnya yang lebih tinggi.
Transaksi ini terjadi hanya beberapa hari setelah Morgan Stanley melakukan pembelian besar-besaran saham GOTO dalam tiga sesi berurutan pada 2 September 2026. Dalam periode itu, perusahaan membeli total 21,9 miliar saham dengan harga rata-rata Rp25 per saham, dengan nilai total sekitar Rp547,98 miliar. Pembelian pertama mencapai 12,57 miliar saham senilai Rp314,45 miliar, disusul pembelian kedua sebanyak 119,95 juta saham senilai Rp3 miliar, dan pembelian ketiga sebesar 9,22 miliar saham senilai Rp230,53 miliar.
Sebelum transaksi penjualan, Morgan Stanley memiliki 65,8 miliar saham GOTO dengan proporsi hak suara 5,7157%. Setelah pembelian bertubi-tubi, kepemilikannya meningkat menjadi 87,49 miliar saham, atau setara dengan 7,5986% hak suara. Penjualan sebagian saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi investasi jangka pendek, dengan tujuan menyesuaikan posisi portofolio, sebagaimana dicatat dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.
Pembelian sebelumnya juga terjadi pada 21 Agustus 2026, ketika Morgan Stanley menambah posisi saham GOTO senilai sekitar Rp87,3 miliar. Dalam dua transaksi hari itu, perusahaan membeli 3,14 miliar saham dengan harga Rp23 per saham, dan tambahan 657,3 juta saham pada harga serupa. Pergerakan saham GOTO yang dinamis dan fluktuatif menjadi salah satu faktor yang mendorong aktivitas perdagangan institusi seperti Morgan Stanley.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


