Muharram Jadi Awal Tahun Islam karena Musyawarah Sahabat
Penetapan Muharram sebagai bulan pertama kalender Hijriyah hasil kesepakatan para sahabat setelah musyawarah dengan mempertimbangkan peristiwa hijrah sebagai titik awal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Penetapan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriyah bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah hijrah ke Madinah. Pada masa awal Islam, masyarakat Arab belum menggunakan sistem penanggalan berbasis tahun, melainkan mengacu pada peristiwa penting seperti Tahun Gajah. Namun, dengan berkembangnya sistem pemerintahan dan administrasi, muncul kebutuhan akan penomoran tahun yang jelas.
Khalifah Umar bin Khattab RA menjadi tokoh kunci dalam proses ini. Ia menyadari bahwa tanpa penomoran tahun, dokumen resmi menjadi ambigu dan sulit dilacak. Permasalahan ini mendorongnya untuk mengundang para sahabat berdiskusi tentang peristiwa mana yang paling layak menjadi titik awal kalender baru. Dalam pertemuan tersebut, muncul berbagai usulan, termasuk tahun kelahiran Nabi, tahun diutusnya Nabi, hingga tahun wafatnya Rasulullah SAW.
Namun, kebanyakan sahabat menyepakati peristiwa hijrah sebagai acuan utama. Alasannya, hijrah merupakan transformasi besar dalam sejarah Islam: dari masa penganiayaan di Makkah menuju pembentukan komunitas berbasis iman dan keadilan di Madinah. Hijrah juga menjadi awal dari era baru dalam kehidupan umat Islam, sehingga layak menjadi fondasi penanggalan.
Dengan kesepakatan ini, Muharram—bulan pertama setelah hijrah, yang jatuh pada penghujung Zulhijah—dipilih sebagai bulan pertama kalender Hijriyah. Keputusan ini tidak hanya menetapkan awal tahun, tetapi juga menegaskan makna historis dan spiritual dari peristiwa hijrah sebagai fondasi kehidupan beragama yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pemilu Brasil, Cetak Sejarah Kedua Kali Dalam Sejarah
Luiz Inácio Lula da Silva terpilih kembali sebagai presiden Brasil dengan perolehan 51,79% suara, mencatatkan sejarah sebagai pemimpin pertama yang menang dalam pemilu putaran kedua setelah finis kedua di putaran pertama.
26 Oktober 2026

Pertama Kali iOS Berhasil Dioperasikan di Ponsel Android
Para pengembang independen berhasil menjalankan iOS 16 di perangkat Android, membuka jalan eksperimen teknis lintas ekosistem tanpa dukungan resmi dari Apple.
26 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

BUMI Perkuat Posisi di Sektor Pertambangan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Pasar
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

InJourney Airports Turunkan Tarif Bandara 50% untuk Libur Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Waspada Modus Penipuan BSU Incar Data Pribadi
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

OJK Respons Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand Sukses
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

