MUI: Subsidi Haji 2027 Sesuai Prinsip Islam
MUI menegaskan subsidi haji 2027 melalui APBN tidak melanggar prinsip istitha'ah, karena negara hadir sebagai penjamin kemampuan beragama bagi seluruh warga.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang menyalurkan subsidi anggaran dari APBN untuk biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Keputusan ini dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin akses masyarakat terhadap ibadah yang wajib, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa prinsip istitha'ah—kemampuan finansial dalam menunaikan haji—tidak terbantahkan dengan adanya bantuan dari negara. Menurutnya, rezeki yang diperoleh dari sumber lain, termasuk melalui fasilitas publik, tetap memenuhi syarat untuk melaksanakan haji. Dengan begitu, jemaah yang dibiayai secara penuh oleh negara tetap memenuhi kewajiban agama.
Ia menekankan bahwa negara memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan ibadah umat. Dalam konteks ini, subsidi haji bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi juga bentuk kontribusi negara dalam menjamin kebebasan beragama sesuai amanat konstitusi. Ia menyebut, bentuk bantuan serupa sudah lazim diberikan dalam sektor pendidikan, energi, dan perlindungan sosial.
Dengan skema ini, biaya haji 2027 diproyeksikan mencapai Rp98,4 juta, di mana jemaah hanya perlu menanggung Rp54,6 juta, sisanya ditanggung negara. MUI menilai bahwa kebijakan ini tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memperkuat komitmen negara terhadap kesejahteraan umat Islam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas dengan Tekanan Penurunan
Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan menguat terbatas hari ini dengan rentang pergerakan antara 6.018 hingga 6.376, namun berpotensi turun jika menembus level 6.019.
9 Oktober 2026

Thomas Sugiarto Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia
Thomas Sugiarto Oentoro secara resmi menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, menggantikan Glenny H. Kairupan yang kini menjabat Komisaris Utama, dalam upaya mempercepat pemulihan operasional dan keuangan perusahaan.
9 Oktober 2026

BEI Perketat Syarat IPO untuk Jaga Kualitas Emite
BEI perbarui aturan pencatatan saham dengan kenaikan standar keuangan dan kewajiban laba, mulai berlaku 9 Oktober 2026.
8 Oktober 2026

MAMI Perkuat Kredibilitas dengan 6 Penghargaan Internasional
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia meraih enam penghargaan di ajang The Asset Benchmark Research Awards 2026, mencerminkan keunggulan strategi investasi dan manajemen risiko dalam pasar obligasi lokal.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Investasi Modern Tuntut Tenaga Kerja Siap Digital
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

Danantara Percepat Integrasi BUMN Karya Hingga Akhir 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Aturan Baru Perlindungan Ketenagakerjaan Resmi Berlaku, Apindo Tunggu Naskah Resmi
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung, Disebut Punya Model Bisnis Berbeda
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Mediasi Gugatan Rp1 Miliar ke Erin Gagal, Perkara Lanjut ke Persidangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Betrand Peto Bantah Video Pesta Viral, Sebut Rekaman Dicuri dan Dipotong Ilegal
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Bek Persib Diduga Jadi Korban Rasisme Saat Lawan Port FC
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

Legenda MU dan Arsenal Tiba di Jakarta Jelang Laga Reuni Legendaris
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

