Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Istri Polisi Diduga Curang Ambil Uang Teman Lewat ATM

Seorang perempuan berinisial YCAF, diduga istri polisi, dicurigai mencuri uang Rp4,5 juta dari rekening temannya melalui ATM tanpa izin di Surabaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Istri Polisi Diduga Curang Ambil Uang Teman Lewat ATM📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang perempuan berinisial YCAF (32), yang diduga merupakan anggota Bhayangkari, kini menjadi tersangka dalam kasus pencurian uang digital di wilayah Surabaya. Peristiwa terjadi setelah korban, A (23), mengunjungi rumah YCAF di kompleks asrama polisi Kp 3 Benowo pada 3 Agustus 2026. Saat kunjungan tersebut, ATM milik korban diamankan oleh YCAF tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Dua hari setelah kunjungan, korban menerima notifikasi transfer dari mobile banking yang menunjukkan penarikan tunai senilai Rp4,5 juta dari ATM Unit Benowo pada pukul 05.28 WIB. Tidak mengetahui aktivitas tersebut, korban langsung menghubungi YCAF. Namun, tersangka justru menyalahkan rekannya, RDS, sebagai pelaku pencurian dan bahkan meminta korban membuat laporan ke Polsek Pakal untuk memperkuat alibi.

Kecurigaan korban muncul ketika YCAF menolak permintaan melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi ATM. Setelah berhasil mengumpulkan rekaman sendiri, terungkap bahwa pelaku penarikan menggunakan sepeda motor dan sandal yang sangat identik dengan milik YCAF. Bukti tersebut menjadi pemicu penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

Kapolsek Pakal, Kompol Sugeng Rianto, menyatakan bahwa laporan telah diterima dan dilimpahkan ke Polsek Pakal. Polisi telah meminta rekaman CCTV dan akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini naik ke tahap penyidikan. Kedua belah pihak akan dipanggil kembali untuk pemeriksaan lebih mendalam, termasuk penyitaan barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya