Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Museum Narasi Lucas Resmi Dibuka di Los Angeles

Museum yang didedikasikan untuk seni naratif dan karya kreatif akhirnya diluncurkan di Los Angeles setelah 17 tahun pengembangan, menampilkan koleksi asli dari waralaba Star Wars dan karya seniman legendaris.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Museum Narasi Lucas Resmi Dibuka di Los Angeles
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Museum Narasi Lucas di Los Angeles akhirnya resmi beroperasi setelah perjalanan panjang yang menantang dan penuh tantangan. Proyek yang digagas oleh George Lucas ini telah menjadi visi pribadinya selama lebih dari satu dekade, diwujudkan melalui kolaborasi tak lekang oleh waktu dengan istrinya, Mellody Hobson, yang turut membentuk konsep utama sejak awal. Kehadiran Lucas dalam acara peresmian menjadi simbol penting dari komitmen terhadap seni naratif sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya manusia.

Arsitektur unik museum yang menyerupai pesawat luar angkasa berukuran 2,78 hektar menjadi daya tarik utama, menampilkan ruang pameran yang dipenuhi properti asli dari film Star Wars, termasuk kostum, kendaraan, dan elemen desain set yang dilengkapi dengan teknologi interaktif. Selain itu, museum juga menampilkan beragam karya seni naratif dari para pelukis legendaris seperti Norman Rockwell, Frida Kahlo, Diego Rivera, Maxfield Parrish, dan Frank Frazetta, menekankan nilai seni visual dalam menyampaikan cerita.

Lucas menekankan bahwa tujuan utama museum adalah memberi penghargaan kepada para seniman ilustrator yang mampu menghidupkan cerita yang tak nyata menjadi nyata melalui gambar. “Sebuah gambar memiliki kekuatan besar, begitu pula dengan cerita. Ketika keduanya dipadukan, mereka membentuk masyarakat,” ujarnya dalam sesi peresmian. Ia menambahkan bahwa proyek ini sempat mengancam semangatnya, karena dianggap mustahil oleh banyak pihak, tetapi keberhasilan akhir menunjukkan bahwa keteguhan hati dapat mengatasi batas-batas yang dianggap tak mungkin.

Desain arsitektur museum dirancang oleh Ma Yansong dari MAD Architects, bekerja sama dengan Stansec, sementara pengembangan lanskap dilakukan oleh Mia Lehrer. Kolaborasi antar profesional terkemuka ini menjadi fondasi keberhasilan pembangunan yang kompleks. Museum ini akan dibuka untuk publik secara luas mulai 22 September 2026, menawarkan pengalaman imersif bagi pecinta seni, film, dan karya naratif global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya