Negara Tanggung Gaji Manajer Kopdes Dua Tahun
Pemerintah menanggung seluruh gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih selama dua tahun untuk memastikan kinerja optimal dan efisiensi penyaluran subsidi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 11.36 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah akan menanggung seluruh biaya gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) selama periode dua tahun pertama operasional. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan awal guna memastikan koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa tekanan keuangan awal. Pembiayaan tersebut telah dimasukkan dalam perhitungan anggaran negara dan dinilai tidak memberikan beban signifikan terhadap keuangan pusat.
Meski besaran anggaran yang disiapkan tidak diungkap secara rinci, pemerintah yakin model ini mampu menciptakan efisiensi jangka panjang. Setelah masa dua tahun, KDMP diharapkan mampu mengelola keuangan secara mandiri berdasarkan hasil operasional dan keuntungan dari kegiatan usaha yang dilakukan. Seluruh keuntungan yang dihasilkan nantinya akan dialokasikan kembali untuk kepentingan desa.
Pemerintah menilai KDMP memiliki potensi besar dalam menghasilkan keuntungan, terutama karena akan menjadi saluran utama penyaluran barang-barang subsidi. Dengan mengalihkan distribusi bantuan sosial melalui koperasi, diharapkan terjadi peningkatan akuntabilitas dan pengurangan kebocoran. Purbaya menegaskan bahwa jika sistem berjalan dengan baik, keuntungan koperasi dipastikan akan muncul secara alami.
Untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai target, pemerintah membentuk satuan tugas lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Keuangan, Badan Usaha Milik Negara, dan Kementerian Koperasi. Satgas ini bertugas melakukan pemantauan menyeluruh terhadap proses distribusi barang subsidi. Dengan pengawasan ketat, pemerintah memperkirakan dapat mencapai penghematan anggaran yang signifikan dibandingkan dengan mekanisme sebelumnya yang rentan disalahgunakan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


