Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Norwegia Pertimbangkan Larangan Perangkat Wearable Berkamera

Pemerintah Norwegia sedang meninjau kemungkinan melarang penggunaan kacamata pintar dan perangkat wearable lain yang dilengkapi kamera demi melindungi privasi warga di ruang publik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 08.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Norwegia Pertimbangkan Larangan Perangkat Wearable Berkamera
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Norwegia kini mengkaji kebijakan pembatasan terhadap perangkat wearable yang dilengkapi kamera, termasuk kacamata pintar dan aksesori lain yang bisa terhubung ke internet. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi pelanggaran privasi akibat teknologi yang mampu merekam secara diam-diam dan mengenali wajah secara otomatis. Menteri Digital Norwegia, Karianne Tung, menyatakan bahwa tren penggunaan perangkat berbasis AI dengan kamera dan mikrofon yang bisa dipakai sehari-hari telah menciptakan ancaman baru terhadap kebebasan individu.

Menurut Tung, teknologi semacam ini—yang bisa terintegrasi dalam kacamata, headphone, hingga aksesori kepala—berpotensi digunakan untuk memantau warga secara massal di tempat umum tanpa persetujuan. Ia menekankan perlunya tindakan preventif agar perangkat tersebut tidak dimanfaatkan untuk pengawasan tanpa batas. Kebijakan yang sedang dipertimbangkan tidak hanya terbatas pada perangkat fisik, tetapi juga mencakup larangan penggunaan teknologi pengenalan wajah dalam ruang publik.

Untuk memastikan keputusan yang matang, pemerintah berencana membentuk tim ahli yang akan mengevaluasi dampak sosial, teknis, dan hukum dari penggunaan perangkat tersebut. Tim ini akan menyusun rekomendasi berbasis bukti untuk membantu penyusunan regulasi yang efektif dalam menjaga hak privasi masyarakat. Tujuan utamanya adalah menciptakan keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan hak dasar warga negara.

Langkah ini sejalan dengan respons global terhadap perkembangan teknologi yang berpotensi mengancam privasi, seperti yang juga diperhatikan oleh berbagai negara dan organisasi hak asasi manusia. Norwegia menekankan bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan keamanan dan etika, bukan mengorbankan kemerdekaan pribadi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya