Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Nurkholisoh Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan, Kekayaan Rp4,7 Miliar Terungkap

Nurkholisoh Ibnu Aman resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dengan total harta kekayaan Rp4,7 miliar berdasarkan laporan terbaru ke KPK.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Nurkholisoh Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan, Kekayaan Rp4,7 Miliar Terungkap📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam upacara di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). Ia kini menjadi bagian dari struktur Kementerian Keuangan yang mengusung tiga posisi wakil menteri, sebuah perubahan dari era sebelumnya. Nurkholisoh akan mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama dua rekan kerja lainnya, Juda Agung dan Luky Alfirman, dalam menjalankan tugas strategis di bidang kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 22 Februari 2026 mengungkapkan total kekayaan Nurkholisoh mencapai Rp4.701.508.000 per 31 Desember 2025. Nilai tersebut diperoleh dari aset senilai Rp6.392.808.000 dikurangi kewajiban sebesar Rp1.691.300.000. Laporan ini menjadi dokumen resmi yang menunjukkan transparansi kekayaan pejabat publik tingkat tinggi.

Komponen terbesar dalam kekayaan Nurkholisoh berasal dari tanah dan bangunan, mencapai Rp3.420.008.000 atau sekitar 53,5% dari total aset. Ia melaporkan tujuh bidang tanah dan bangunan, termasuk tiga di Tangerang dengan luas masing-masing 12, 25, dan 15 meter persegi, serta satu aset utama di Jakarta Pusat seluas 40 meter persegi bernilai Rp1.610.000.000, yang semuanya diperoleh dari hasil sendiri. Dua aset lainnya di Magelang merupakan warisan, masing-masing seluas 720 dan 800 meter persegi dengan bangunan 400 meter persegi.

Sisa aset terdiri dari tanah dan bangunan di luar negeri seluas 115 meter persegi dengan bangunan 130 meter persegi senilai Rp715.000.000, juga sebagai warisan. Selain itu, tercatat satu unit sepeda merek Polygon tahun 2017 senilai Rp800.000 dan harta bergerak lainnya bernilai Rp62.000.000. Surat berharga dan instrumen keuangan lainnya dilaporkan nihil. Utang yang dilaporkan mencapai Rp1.691.300.000, atau sekitar 26,5% dari total harta, menunjukkan kewajiban yang terkendali.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya