Nusantara Rising Dorong Budaya Jadi Pendorong Ekonomi Global
Kadin Indonesia meluncurkan gerakan Nusantara Rising untuk mengintegrasikan budaya lokal sebagai modal ekonomi global melalui kolaborasi sektor usaha dan investasi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.38 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kadin Indonesia menghadirkan inisiatif Nusantara Rising sebagai langkah strategis memperkuat posisi budaya Indonesia di kancah internasional. Gagasan ini menekankan transformasi nilai-nilai budaya ke dalam bentuk karya komersial, produk unggulan, dan layanan yang berkelanjutan, dengan tujuan membuka peluang ekonomi di pasar global. Pendekatan kolaboratif menjadi kunci, menghubungkan pelaku seni, UMKM, dan pelaku industri dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Gerakan ini dirancang untuk memanfaatkan keberagaman budaya sebagai aset strategis, bukan sekadar simbol identitas. Dengan memposisikan budaya sebagai bagian dari ekosistem ekonomi, Kadin berharap mampu menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi asing, serta meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global. Kegiatan yang diinisiasi tidak hanya menekankan nilai estetika, tetapi juga kelayakan komersial dan skalabilitas pasar.
Dalam implementasinya, Nusantara Rising menggandeng berbagai sektor—dari seni dan desain hingga teknologi dan pemasaran—untuk mengembangkan produk berbasis budaya yang memiliki nilai tambah tinggi. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada komoditas mentah, sekaligus memperkuat identitas ekonomi Indonesia yang berbasis kearifan lokal.
Tujuan utama gerakan ini adalah menciptakan ekosistem berkelanjutan di mana budaya bukan hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan membangun jaringan kolaborasi antar pelaku usaha, lembaga, dan pemerintah, Nusantara Rising diharapkan menjadi wadah strategis dalam memperkuat soft power Indonesia di tingkat global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

