OJK Percepat Pertumbuhan Sektor Keuangan Usai RAPBN 2027 Disepakati
OJK menegaskan komitmen memperkuat kontribusi sektor keuangan dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 6,0% dan sasaran pembangunan nasional setelah RAPBN 2027 disahkan bersama DPR.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan siap mempercepat pertumbuhan sektor jasa keuangan sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian target ekonomi nasional pasca-disepakatinya asumsi dasar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Dalam pertemuan dengan Komisi XI DPR RI, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa kebijakan yang telah disetujui oleh pemerintah dan parlemen menjadi landasan strategis bagi akselerasi sektor keuangan.
Penguatan sektor keuangan akan dilakukan melalui berbagai upaya, termasuk reformasi pasar modal dan optimalisasi peran institusi keuangan non-perbankan. Friderica menekankan bahwa sektor keuangan tidak hanya berperan dalam penyaluran dana, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan inklusif dan efisien. Ia menilai bahwa dengan mempercepat transformasi sistem keuangan, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional bisa ditingkatkan secara signifikan.
Dalam kesepakatan bersama, pemerintah dan DPR menetapkan asumsi makro ekonomi untuk 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen per tahun, inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, serta suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9 persen. Target pembangunan juga mencakup penurunan tingkat kemiskinan menjadi 6,0–6,5 persen, pengangguran terbuka 4,30–4,87 persen, serta peningkatan indeks modal manusia hingga 0,575.
Indikator lain yang disepakati mencakup peningkatan indeks kesejahteraan petani hingga 0,8038, indeks nilai tukar petani 126–128, dan indeks nilai tukar nelayan 106–110. Selain itu, diproyeksikan penciptaan lapangan kerja formal sebesar 40,81 persen dari total penciptaan lapangan kerja baru, dengan jumlah total 2,57–3,49 juta pekerja baru. Target pendapatan nasional bruto per kapita diperkirakan mencapai 5.800–5.840 dolar AS, atau sekitar Rp98,54–99,22 juta.
Pencapaian target lingkungan hidup juga menjadi bagian penting, dengan indeks kualitas lingkungan hidup ditargetkan sebesar 76,84, serta penurunan tingkat kemiskinan ekstrem hingga 0–0,5 persen. Rasio Gini diproyeksikan berada pada angka 0,360–0,365. Semua indikator ini menjadi acuan utama dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan keuangan yang terkoordinasi dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

