OJK Tekankan Reformasi Pasar Modal Dimulai Sebelum Tekanan MSCI
OJK menegaskan reformasi ekosistem pasar modal telah berjalan sejak Januari 2026, jauh sebelum tekanan dari MSCI, dengan langkah konkret seperti penegakan sanksi dan pembukaan data HSC secara mandiri.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membantah anggapan bahwa upaya perbaikan pasar modal Indonesia baru dimulai setelah adanya tekanan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa inisiatif perbaikan telah berjalan sejak awal tahun, khususnya sejak Januari 2026, dengan pendekatan sistemik dan komprehensif terhadap ekosistem bursa. Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil bukan respons spontan, melainkan bagian dari rencana strategis jangka panjang.
Dalam pernyataannya usai acara Ijtima' Sanawi di Jakarta, Friderica menyoroti pentingnya prosedur hukum yang ketat dalam penegakan sanksi. Ia mencontohkan penjatuhan denda administratif senilai total Rp2,1 triliun terhadap tiga emiten—PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)—yang diduga melanggar aturan transaksi dan penawaran umum. Menurutnya, proses ini membutuhkan waktu karena harus memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, bukan hanya karena tekanan eksternal.
Peningkatan transparansi juga menjadi fokus utama. OJK telah menginisiasi pembukaan data saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC), yang dilakukan secara mandiri tanpa diminta oleh lembaga internasional. Selain itu, regulator telah meluncurkan 39 klasifikasi tipe investor, mencakup domestik dan asing, dengan pendekatan yang sangat detail dan granular. Langkah ini dinilai melampaui standar yang berlaku di kawasan regional.
Friderica mengungkapkan bahwa dirinya belum beristirahat sejak kejadian pekan lalu yang memicu volatilitas pasar, termasuk saat IHSG mengalami penurunan setelah pengumuman MSCI. Ia menyebut bahwa kerja keras terus berlanjut tanpa henti, bahkan hingga akhir pekan, berkat dukungan doa dan semangat dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa reformasi akan terus dilanjutkan secara konsisten, sejalan dengan penegakan hukum dan perbaikan struktural.
Tujuan utama dari semua langkah ini adalah menjaga kepercayaan investor dan menjaga stabilitas pasar modal secara berkelanjutan. Friderica menegaskan bahwa meskipun terjadi goncangan pasar pada akhir pekan, OJK tetap berkomitmen untuk memastikan sistem yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk para investor, untuk tetap percaya bahwa perbaikan sedang berjalan secara sistematis dan tidak tergantung pada tekanan eksternal semata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

