Senin, 21 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Omoway Ungkap Penyebab Gangguan Sensor Standar Samping pada Omo X

Gangguan pada motor listrik Omo X disebabkan gigitan tikus pada kabel sensor standar samping, bukan 'bug' sistem, setelah pemeriksaan menyeluruh oleh dealer.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 12.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Omoway Ungkap Penyebab Gangguan Sensor Standar Samping pada Omo X📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Omoway Indonesia mengungkap penyebab ketidakberfungsi sensor standar samping pada salah satu unit motor listrik pintar Omo X yang sempat dikeluhkan konsumen. Hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan terjadi pada kabel penghubung sensor, bukan pada sistem elektronik utama kendaraan. Faktor eksternal berupa gigitan tikus menjadi penyebab utama kerusakan tersebut, yang menyebabkan sensor gagal mendeteksi posisi standar samping saat digunakan.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa konsumen telah dihubungi melalui jaringan dealer pada 15 September 2026. Setelah konfirmasi, unit motor dikirim dari lokasi tinggal konsumen ke dealer di Jakarta Timur untuk inspeksi lebih mendalam. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna menentukan akar permasalahan, sesuai dengan standar prosedur garansi yang berlaku.

Setelah ditemukan akar masalah, penanganan dilakukan sesuai protokol perbaikan resmi yang telah disepakati antara konsumen dan dealer. Perbaikan meliputi penggantian kabel yang rusak dan verifikasi fungsi sistem secara keseluruhan. Setelah penyelesaian, motor dikembalikan kepada pemilik dalam kondisi normal dan siap digunakan kembali.

Konsumen telah menerima kembali unit tersebut pada 18 September 2026 dan telah menggunakannya kembali tanpa kendala. Sebelumnya, pengguna melaporkan masalah melalui media sosial, mengaku motor tiba-tiba tidak dapat digunakan meski sebelumnya berfungsi normal. Ia menyebut layar tidak menampilkan animasi perubahan mode meski standar samping telah dinaikkan, padahal seharusnya berubah ke mode D.

Upaya seperti mematikan dan menyalakan kembali motor, serta memasukkan ke mode deep sleep, tidak berhasil memperbaiki kondisi. Pengguna menduga ada masalah pada sensor jok yang terbaca aktif secara permanen. Namun, hasil investigasi menunjukkan tidak ada kegagalan sistem, melainkan kerusakan fisik akibat faktor lingkungan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya