Operasi Israel Tangkap Kepala Keamanan Hamas di Gaza
Pasukan khusus Israel menangkap Moen al-Arabid, kepala keamanan internal Hamas, dalam operasi di wilayah barat Kota Gaza yang menewaskan istrinya dan melukai putranya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.44 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pasukan khusus Israel melakukan operasi penyergapan terhadap Moen al-Arabid, kepala keamanan internal Hamas di Jalur Gaza, pada Selasa lalu. Operasi yang dilakukan di rumahnya di kawasan Katiba, wilayah barat kota, berlangsung dengan baku tembak setelah pasukan mengenakan pakaian sipil dan memasuki area padat penduduk menggunakan dua kendaraan, termasuk sebuah bus putih. Kehadiran mereka diketahui setelah terjadi kontak senjata dengan milisi lokal.
Dalam peristiwa tersebut, istri al-Arabid, Samah al-Khalidi-al-Arabid, tewas akibat tembakan, sementara putranya, Obaida, terluka dan dirawat di rumah sakit. Menurut sumber Hamas yang berbicara secara anonim, Obaida seharusnya merayakan pertunangannya pada hari berikutnya. Operasi dilanjutkan dengan serangan udara dari drone Israel untuk melindungi pasukan selama penangkapan berlangsung.
Al-Arabid kemudian ditangkap dalam kondisi terluka dan dibawa keluar dari lokasi dengan bantuan bus Israel. Sumber Hamas menegaskan bahwa tujuan operasi adalah penangkapan hidup-hidup, bukan pembunuhan. Video yang beredar menunjukkan al-Arabid merangkak mencari perlindungan sebelum sebuah granat kejut dilemparkan ke arahnya, yang bertujuan mengalihkan perhatian dan mencegah pelarian, bukan untuk menyerang secara ofensif.
Israel mengonfirmasi penangkapan al-Arabid melalui pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang menyatakan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya terus-menerus melawan struktur kepemimpinan Hamas di Gaza. Foto yang dipublikasikan oleh media Israel menampilkan al-Arabid dengan tangan diborgol dan luka pada tubuhnya. Sementara itu, sebuah kendaraan yang berusaha meninggalkan lokasi sekitar 200 meter dari tempat kejadian diserang, menimbulkan korban tambahan termasuk anak-anak.
Gambar dan rekaman dari media sosial menunjukkan kerusakan di sekitar rumah al-Arabid, termasuk bus putih dengan kaca pecah dan bekas peluru di dinding. Operasi ini menegaskan intensifikasi taktik Israel dalam menargetkan pejabat senior Hamas, dengan fokus pada penangkapan daripada eksekusi, meski dengan konsekuensi tinggi bagi warga sipil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

