Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Operasi Pesta Copet Siap Rilis di Bioskop 27 Agustus 2026

Film kriminal komedi berjudul Operasi Pesta Copet akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026, mengangkat isu kemiskinan melalui kisah empat pemuda yang mencuri di tengah festival musik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 23.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
Operasi Pesta Copet Siap Rilis di Bioskop 27 Agustus 2026
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Film terbaru berjudul Operasi Pesta Copet, yang disutradarai oleh Edy Khemod, hadir dengan konsep unik yang menyatukan genre komedi, kriminal, drama sosial, dan persahabatan dalam satu narasi. Cerita berpusat pada empat pemuda miskin—Ijal, Adut, Tia, dan Melodi—yang memilih jalur ilegal untuk bertahan hidup dengan merencanakan aksi pencopetan massal di festival musik besar. Dalam perjalanan mereka, keterlibatan emosional, tekanan ekonomi, dan keberadaan lingkungan sosial yang tidak adil menjadi elemen utama yang membentuk pilihan karakter.

Proses produksi film dilakukan secara langsung di lokasi persiapan festival musik Pestapora, bukan di studio atau set buatan. Pendekatan ini memungkinkan suasana keramaian, kerumunan, dan energi acara terasa nyata dalam setiap adegan. Tim produksi melibatkan sekitar 500 orang figuran untuk menciptakan ilusi keramaian yang kredibel, sementara pengambilan gambar dilakukan beberapa hari sebelum festival digelar secara resmi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kru dan pemain, namun hasilnya memperkuat keaslian narasi yang dibangun.

Karakter utama diperankan oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal, didampingi Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Kemampuan akting mereka menjadi kunci dalam menyampaikan dinamika persahabatan yang terus diuji di tengah tekanan moral dan risiko hukum. Film tidak hanya menampilkan aksi kriminal secara visual, tetapi juga menyoroti latar belakang struktural kemiskinan yang mendorong individu mengambil keputusan ekstrem. Dengan pendekatan ini, film berusaha menggugah pemahaman bahwa tindakan kriminal sering kali bukan murni kesalahan individu, melainkan refleksi dari sistem yang tidak adil.

Sebelum resmi diberi judul Operasi Pesta Copet, film sempat berlabel Operasi Pesta Pora, mengacu langsung pada nama festival. Namun, perubahan nama dilakukan untuk memperjelas fokus cerita, yaitu pada aksi pencopetan yang menjadi inti narasi. Kolaborasi antara produser Imajinari, Angin Segar, serta promotor Pestapora turut mendukung produksi, memungkinkan akses dan suasana yang autentik. Film ini juga menjadi proyek dengan anggaran terbesar dalam sejarah Imajinari, menandai ambisi kreatif yang tinggi dalam menghadirkan cerita lokal dengan pendekatan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya