Orangutan Induk dan Anak Dievakuasi dari Lahan Terbakar di Kalteng
BKSDA Kalteng berhasil menyelamatkan induk dan anak orangutan yang terjebak di atas pohon di kawasan terdampak karhutla, dengan kondisi fisik baik dan tanpa luka bakar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 11.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dan TNI berhasil mengevakuasi dua individu orangutan dari area lahan gambut yang baru terbakar di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Penyelamatan dilakukan setelah anggota TNI melaporkan adanya satu ekor orangutan dewasa yang terjebak di atas pohon di tengah area yang masih terkepung asap dan sisa kebakaran. Laporan diterima pada Rabu (2/9) sekitar pukul 11.00 WIB, dan tim segera bergerak menuju lokasi untuk tindakan penyelamatan.
Proses evakuasi berlangsung selama 47 menit, mulai pukul 21.00 hingga 21.47 WIB, dengan melibatkan pendekatan hati-hati untuk memastikan keselamatan satwa. Kedua individu, yang terdiri dari induk dan anak, berhasil dikeluarkan dari pohon dan dibawa ke lokasi aman untuk pemeriksaan medis. Induk orangutan kemudian diberi nama Raya, sedangkan anak perempuannya bernama Rayu, merujuk pada lokasi penyelamatan. Keduanya kini menjalani observasi lebih lanjut untuk menilai kesiapan kembali ke alam.
Dokter Hewan Ichlasul Khaerul dari Orangutan Foundation International (OFI) menyatakan bahwa kondisi kesehatan Raya dan Rayu secara umum masih baik setelah dievakuasi. Tidak ditemukan luka bakar atau cedera fisik akibat benturan atau patahan pohon. Meski kawasan sekitar terdampak kebakaran, paparan asap dinilai masih rendah dan belum menimbulkan dampak serius. Kondisi aktif dan responsif dari kedua satwa menjadi indikator bahwa paparan asap belum mengganggu fungsi kesehatan secara signifikan.
Induk orangutan Raya diperkirakan berusia sekitar 20 tahun, sementara anaknya Rayu yang berjenis kelamin betina diperkirakan baru berusia sekitar satu tahun. Setelah masa pemulihan, kedua satwa akan dipertimbangkan untuk dilepasliarkan ke kawasan alami, dengan dua lokasi utama yang dipertimbangkan: Taman Nasional Tanjung Puting dan Suaka Margasatwa Lamandau. Proses ini merupakan bagian dari upaya konservasi yang berkelanjutan terhadap spesies langka yang terancam punah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

