Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, Target Produksi 150 Ribu Unit Tahunan
Pabrik BYD di Subang telah diresmikan dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun, menopang komitmen investasi dan transformasi mobilitas listrik di Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pabrik perakitan kendaraan listrik BYD yang berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kabupaten Subang, Jawa Barat, secara resmi beroperasi pada Kamis (3/9). Fasilitas ini menjadi bukti nyata dari komitmen BYD dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, sekaligus memenuhi syarat insentif pemerintah. Investasi yang ditanamkan mencapai Rp11,6 triliun, dengan luas lahan mencapai 126 hektar.
Operasional pabrik dikelola oleh PT BYD Auto Indonesia, yang menargetkan keterlibatan lebih dari 5.000 pekerja lokal dalam tahap awal. Jumlah tersebut dapat meningkat signifikan hingga lebih dari 20 ribu pekerja jika pabrik beroperasi pada kapasitas penuh. Seluruh proses produksi, mulai dari stamping, welding, painting hingga perakitan, dilakukan secara mandiri di fasilitas tersebut.
Liu Xueliang, Wakil Presiden BYD Co., Ltd., menegaskan bahwa peresmian ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan 35 tahun perusahaan. Ia menyebut bahwa BYD telah menghentikan produksi kendaraan bensin dan diesel sejak 2022, fokus sepenuhnya pada kendaraan energi baru. Hingga Agustus 2026, total penjualan kendaraan listrik BYD mencapai 17,8 juta unit secara global, termasuk 4,6 juta unit yang terjual di luar negeri pada 2025.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyambut baik kehadiran pabrik BYD, menilainya sebagai keputusan strategis yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang mencapai 5,73% per tahun. Ia menekankan bahwa peresmian ini bukan hanya menandai dominasi pasar, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat komponen dalam negeri. Upaya ini diharapkan meluas ke ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh.
Produk pertama yang diproduksi di pabrik Subang adalah BYD M6 DM, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 40 persen. Model ini menjadi simbol komitmen BYD dalam mendukung industri lokal dan mempercepat transisi energi di sektor transportasi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


