Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pabrik BYD Subang Siap Produksi 150 Ribu Unit Tahunan

Pabrik BYD di Subang mampu memproduksi 150 ribu kendaraan listrik per tahun dan menyerap lebih dari 20 ribu pekerja saat beroperasi penuh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pabrik BYD Subang Siap Produksi 150 Ribu Unit Tahunan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Fasilitas produksi PT BYD Auto Indonesia yang berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, resmi dioperasikan dengan kapasitas tahunan mencapai 150 ribu unit kendaraan listrik. Investasi senilai Rp11,6 triliun ini menempatkan Subang sebagai pusat manufaktur mobil listrik strategis di Indonesia, didukung lahan seluas 126 hektar yang dirancang untuk mendukung skala produksi besar.

Pabrik ini dirancang dengan sistem manufaktur terintegrasi, mencakup proses stamping, welding, painting, hingga perakitan akhir, sehingga memungkinkan pengendalian kualitas secara menyeluruh. Menurut Liu Xueling, Vice President BYD Co., Ltd., peresmian fasilitas ini menandai tonggak penting dalam transformasi mobilitas berkelanjutan di Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan untuk fokus sepenuhnya pada kendaraan energi baru sejak 2022.

Kepala Badan Pengelolaan Investasi Daerah Jawa Barat menyebutkan bahwa pabrik ini telah menyerap 5.000 tenaga kerja secara langsung, dengan potensi peningkatan hingga lebih dari 20 ribu pekerja saat beroperasi pada kapasitas maksimal. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik kehadiran BYD, menilai investasi ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dan penguatan industri dalam negeri.

Pada tahap awal, pabrik akan merakit model BYD M6 DM yang telah memenuhi standar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen. Langkah ini menjadi fondasi bagi ekspansi lebih lanjut, termasuk pengembangan rantai pasok lokal. Agus menegaskan bahwa targetnya bukan hanya produksi, tetapi juga pembentukan ekosistem kendaraan listrik yang mandiri dan berkelanjutan di Tanah Air.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya