IHSG Melesat 1,01% ke Level 6.686,44
Indeks harga saham gabungan naik 66,77 poin atau 1,01% menjadi 6.686,44, didukung penguatan seluruh sektor dan aksi beli asing yang signifikan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada perdagangan Selasa, 8 September 2026, menutup sesi di level 6.686,44 setelah naik 66,77 poin atau 1,01%. Pergerakan indeks berada di zona hijau sepanjang hari, dibuka pada 6.639,51 dan menyentuh level tertinggi harian 6.696,28, sementara titik terendahnya berada di 6.636,94. Penguatan ini menunjukkan kembali sentimen positif di pasar modal, setelah sehari sebelumnya terjadi koreksi kecil.
Penguatan terjadi di seluruh sektor saham, dengan sektor bahan baku menjadi yang paling dominan dengan kenaikan 2,21%. Sektor konsumer primer, finansial, industri, energi, teknologi, dan properti masing-masing berkontribusi positif, meskipun dengan tingkat kenaikan yang beragam. Dari sisi saham penggerak, Bank Central Asia (BBCA) menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 11,73 poin, ditutup di harga 6.675. Sinar Mas Multiartha (SMMA), Amman Mineral Internasional (AMMN), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Bank Mandiri (BMRI) juga turut menyumbang penguatan indeks.
Di sisi lain, Bumi Resources Minerals (BRMS) menjadi saham yang paling menekan indeks dengan kontribusi negatif 2,37 poin, disusul Global Digital Niaga (BELI) yang mengurangi indeks 1,44 poin, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) sebesar 1,05 poin. Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 35,06 miliar saham, nilai transaksi mencapai Rp15,60 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 2,263 juta kali. Sebanyak 388 saham menguat, 253 melemah, dan 322 stagnan.
Dari sisi aliran modal, aksi beli asing di sesi pertama memberi dukungan kuat terhadap penguatan IHSG. Asing mencatatkan net buy sebesar Rp83,37 miliar, dengan BBCA menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan net buy Rp112,57 miliar. AMMN, BBRI, ENRG, dan RATU juga menjadi target pembelian asing. Secara teknikal, IHSG kini berada dekat dengan level psikologis 6.700, yang menjadi resistance terdekat setelah menyentuh 6.696,28. Dengan kenaikan hari ini, indeks berhasil mengatasi tekanan dari pekan sebelumnya dan kembali memperkuat posisi di atas level 6.600.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


