Pajero Kembali Hadir Setelah Diam Hampir Dua Dekade
Mitsubishi menghadirkan generasi kelima Pajero secara global setelah hampir 20 tahun tak muncul, menandai kebangkitan ikonik SUV berbasis frame.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.52 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Setelah absen selama lebih dari satu dekade, Mitsubishi resmi memperkenalkan generasi kelima Pajero dalam peluncuran global di Jepang, menandai kembalinya model ikonik yang sempat dinyatakan tutup usia. Mobil ini merupakan hasil pengembangan penuh pertama sejak versi terakhir dirilis pada 2006, menggambarkan komitmen perusahaan untuk memperkuat posisi di segmen SUV off-road berbasis body-on-frame. Kehadiran kembali Pajero disebut sebagai salah satu momen paling signifikan dalam sejarah otomotif Jepang belakangan ini.
Perjalanan pengembalian model ini berlangsung hampir sepuluh tahun, diwarnai berbagai tantangan internal. Setelah krisis keuangan dan skandal penggunaan bahan bakar, Mitsubishi menjalani restrukturisasi besar dan bergabung dalam aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Dalam kondisi sumber daya terbatas, perusahaan memilih fokus pada model laris seperti Xpander, Outlander, dan Triton, sehingga proyek Pajero terus tertunda. Pada 2021, produksi Pajero Final Edition di pabrik Jepang secara resmi dihentikan, memperkuat anggapan bahwa warisan tersebut telah berakhir.
Namun, tren pasar global yang kembali memfavoritkan SUV off-road, terutama di Asia Tenggara dan Australia, mendorong perubahan strategi. Di Vietnam, misalnya, Pajero pernah menjadi simbol kemewahan dan ketangguhan pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, banyak digunakan oleh instansi pemerintah dan korporasi besar. Keunggulan seperti ground clearance tinggi, mesin diesel efisien, dan sistem penggerak canggih menjadikannya pilihan utama di medan berat.
Meski memiliki reputasi kuat, penjualan Pajero pasca-kejayaan menurun drastis. Harga tinggi akibat impor utuh dari Jepang, ditambah pergeseran preferensi konsumen ke SUV kota yang lebih ringan dan hemat bahan bakar, membuat pasar semakin sempit. Kembalinya Pajero kali ini tidak hanya menandai kembalinya model legendaris, tetapi juga respons strategis terhadap permintaan pasar yang kembali terbuka untuk kendaraan dengan kapasitas off-road tinggi dan ketahanan ekstrem.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

