Patimban dan Kertajati Jadi Penggerak Ekonomi Rebana
Kawasan Rebana di Jawa Barat dikembangkan sebagai pusat investasi baru berbasis infrastruktur strategis dan ekonomi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.36 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kawasan Rebana di Jawa Barat mulai menunjukkan potensi besar sebagai lokasi prioritas pengembangan ekonomi nasional. Dukungan dari Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Kertajati menjadi fondasi utama dalam menarik investasi sektor industri, logistik, dan bisnis. Kedua infrastruktur kunci ini memperkuat konektivitas darat, laut, dan udara, menjadikan kawasan ini pusat gerak baru bagi kegiatan ekonomi di wilayah Jawa Barat.
Pada 7 September 2026, forum ko-kreasi pengembangan wilayah bertajuk *Rebana Regional Development Co-Creation Seminar* digelar di Jakarta, menghadirkan perwakilan pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga internasional. Acara yang diselenggarakan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Pengelola Kawasan Rebana (BP Rebana) Jawa Barat menjadi wadah untuk membahas peluang investasi dan memperkuat kolaborasi antara sektor publik dan swasta melalui skema kerja sama pemerintah-swasta (PPP).
Japan International Cooperation Agency (JICA) menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan kawasan secara teknis sejak Mei 2024. Dukungan mencakup penyusunan rencana induk wilayah, pembentukan Green Industry Hub, penyusunan pedoman industri berkelanjutan, serta strategi promosi investasi. JICA menekankan pentingnya membangun kawasan industri yang tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Rebana telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional, menandai posisinya sebagai bagian dari strategi pemerintah memperluas pusat pertumbuhan ekonomi di luar kawasan metropolitan utama. Fokus utama pengembangan mencakup pengoptimalan Pelabuhan Patimban, pengembangan kawasan industri hijau, pemanfaatan energi terbarukan, serta pembentukan pusat logistik nasional. Semua ini dirancang untuk menarik investor yang peduli terhadap keberlanjutan dan efisiensi rantai pasok.
Kehadiran infrastruktur besar serta dukungan teknis dari JICA membuka ruang besar bagi transformasi ekonomi di wilayah ini. Dengan basis konektivitas tinggi, potensi energi hijau, dan arahan kebijakan yang jelas, Rebana diproyeksikan menjadi salah satu destinasi utama investasi strategis di Jawa Barat dalam lima tahun ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


