Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Kaji Distribusi HP Gratis untuk Warga Baru Berusia 17 Tahun

Pemerintah tengah meninjau rencana distribusi ponsel gratis dilengkapi rekening digital dengan saldo awal Rp50 ribu bagi warga usia 17 tahun yang belum memiliki rekening.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 09.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
Pemerintah Kaji Distribusi HP Gratis untuk Warga Baru Berusia 17 Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempertimbangkan wacana distribusi handphone secara gratis kepada warga yang baru mencapai usia 17 tahun dan belum memiliki rekening bank. Rencana ini dikaitkan dengan program rekening digital gratis yang telah disiapkan anggarannya. Setiap perangkat akan dilengkapi dengan akun digital yang langsung memiliki saldo awal sebesar Rp50 ribu, memudahkan akses ke layanan keuangan digital bagi masyarakat muda.

Pembahasan mengenai kebijakan ini masih berlangsung dalam tahap evaluasi, meski anggaran untuk pengisian saldo awal telah disiapkan secara khusus. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa kebijakan ini belum final, dan detail teknis serta kesiapan anggaran akan disampaikan setelah proses pembahasan selesai. Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah penyaluran rekening gratis yang telah matang dan siap diimplementasikan.

Dalam diskusi terkait kebijakan, analis dari lembaga kebijakan publik menyatakan bahwa meskipun digitalisasi bantuan sosial penting, tidak semua warga perlu mendapatkan ponsel gratis. Ia menyarankan agar fokus diberikan kepada keluarga miskin dan rentan yang belum memiliki perangkat digital, sebagai upaya lebih efisien dan tepat sasaran.

Pemerintah berharap program ini dapat memperluas inklusi keuangan dan mendorong transformasi digital secara merata. Namun, keberlanjutan dan efektivitas kebijakan tetap menjadi bahan pertimbangan mendalam sebelum diluncurkan secara nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya