Pemerintah Lampung Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring Akibat Abu Vulkanik
Seluruh satuan pendidikan di Lampung diminta melaksanakan pembelajaran daring mulai 7 hingga 8 September 2026 sebagai respons atas sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 23.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah tegas untuk melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik dengan mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar dari tatap muka ke pembelajaran jarak jauh. Keputusan ini dikeluarkan melalui surat edaran resmi yang ditandatangani Gubernur Lampung pada 6 September 2026, sebagai respons terhadap penyebaran abu vulkanik yang terpantau menjangkau berbagai wilayah di provinsi tersebut. Langkah ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SLB, di seluruh kabupaten dan kota di Lampung.
Kebijakan berlaku selama dua hari, mulai Senin, 7 September hingga Selasa, 8 September 2026, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi lapangan dan rekomendasi dari lembaga teknis terkait. Tujuannya adalah untuk meminimalkan paparan abu vulkanik yang berpotensi membahayakan sistem pernapasan, terutama bagi anak-anak dan tenaga pendidik yang rentan terhadap gangguan pernapasan. Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa pembelajaran daring tidak menghentikan proses pendidikan, melainkan memastikan kelangsungan proses belajar tetap terjaga.
Guru dan kepala satuan pendidikan tetap wajib menjalankan tugasnya dengan menyediakan materi pembelajaran secara digital dan memastikan komunikasi dengan peserta didik berjalan efektif. Selain itu, orang tua atau wali siswa diminta aktif memberikan pendampingan selama masa pembelajaran daring berlangsung, memastikan anak tetap terlibat dalam aktivitas belajar dari rumah. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk meminimalkan aktivitas di luar ruangan, terutama saat abu vulkanik masih berada di atmosfer.
Gubernur Lampung menegaskan bahwa langkah antisipatif ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan publik dan keselamatan pendidikan. Ia juga menyarankan masyarakat yang harus keluar rumah untuk menggunakan pelindung pernapasan seperti masker khusus debu. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampak sebaran abu vulkanik, guna menentukan kebijakan lanjutan terkait pendidikan dan aktivitas masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

45 Negara Dekati BRICS Meski Tekanan Barat Meningkat
Sebanyak 45 negara menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan BRICS, menunjukkan ketahanan daya tarik kelompok ekonomi berkembang meski menghadapi tekanan dari negara-negara Barat.
19 September 2026

KKP Tetapkan 683 Ribu Hektare di Maluku sebagai Kawasan Konservasi
Pemerintah resmi menetapkan kawasan laut Teon, Nila, dan Serua seluas 683.826,89 hektare sebagai kawasan konservasi untuk perlindungan ekosistem dan dukung target 30 persen perlindungan laut hingga 2045.
19 September 2026

Mojokerto Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Terbaik
Kota Mojokerto meraih penghargaan terbaik nasional dalam akses dan kualitas layanan kesehatan, didukung komitmen tinggi dan anggaran prioritas yang memastikan 97,31 persen warganya tercakup jaminan kesehatan.
19 September 2026

Banten Raih Penghargaan untuk Program Perumahan Berdampak Nyata
Provinsi Banten mendapat apresiasi nasional atas kinerja penyelesaian rumah layak huni, dengan total 12.208 unit terbangun pada 2025 dan target 168 unit pada 2026.
19 September 2026
Berita Lainnya

Persidangan Korupsi Kuota Haji 2023–2024: Dugaan Aliran Dana ke Pejabat dan Jatah Fee untuk Kelompok Tertentu
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA
Pria Serang Anggota DPR AS dengan Cuka Dihukum 14 Bulan Penjara
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA

Pernikahan Paksa di China: Kekerasan yang Tersembunyi di Balik Tradisi
Sabtu, 19 September 2026, 23.28 WITA

Uni Eropa Desak AS Cabut Larangan Visa untuk Delegasi Palestina
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Penembakan di Sekolah Menengah Filipina Tewaskan Tiga Orang
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Pembayaran Bunga Utang Pemerintah Capai Rp394 Triliun Hingga Agustus 2026
Sabtu, 19 September 2026, 23.26 WITA

Jule Tak Dituntut, Polisi Serahkan ke BNNP untuk Rehabilitasi
Sabtu, 19 September 2026, 23.26 WITA

Indonesia Perkenalkan Budaya di Resepsi Kemerdekaan di London
Sabtu, 19 September 2026, 23.25 WITA

