Pemerintah Percepat Jargas 1 Juta Rumah Sampai 2028
Pemerintah menegaskan target penyelesaian jaringan gas bumi untuk 1 juta rumah tangga pada 2028, dengan percepatan pengoperasian di Gresik dan Sidoarjo sebagai ujung tombak.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 09.13 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan program Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) hingga mencapai 1 juta sambungan rumah pada tahun 2028. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur, di mana proyek tersebut tengah dalam tahap akhir pembangunan. Ia menekankan bahwa target waktu tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan rencana konkret yang sedang diprioritaskan dalam skema energi nasional.
Kegunaan utama dari sistem jaringan gas bumi ini adalah menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya saat kebutuhan mendadak di malam hari, ketika pasokan tabung LPG 3 kilogram kerap terbatas. Dengan sistem pipa yang terintegrasi, akses energi menjadi lebih stabil dan dapat diandalkan kapan saja. Hal ini diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar minyak cair yang sering mengalami kelangkaan.
Dudung menyoroti aspek ekonomi, menyatakan bahwa harga gas melalui jaringan pipa diproyeksikan jauh lebih murah dibandingkan LPG tabung 3 kg. Ia mencontohkan angka potensial sekitar Rp20 ribu per bulan per rumah, yang secara signifikan akan membantu masyarakat, terutama pelaku usaha mikro dan kecil. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, aktivitas ekonomi rumah tangga dan UMKM di daerah terdampak diperkirakan akan meningkat.
Seluruh proses perizinan terkait Jargas di Gresik dan Sidoarjo telah selesai, termasuk persetujuan lingkungan (UKL-UPL), rekomendasi teknis jalan, dan perlintasan sungai. Dengan semua hambatan administratif telah diatasi, fokus kini beralih ke tahap operasional. Kementerian ESDM, SKK Migas, dan BPH Migas diminta segera menetapkan badan usaha pengelola, alokasi gas, serta menetapkan harga tetap yang lebih rendah dari LPG bersubsidi.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan di Gresik telah mencapai 95,4 persen, menandakan kemajuan signifikan menuju target tahap kedua 2025–2026. Dengan 14.586 sambungan rumah yang sudah terlayani di dua kabupaten tersebut, konsumsi LPG 3 kg bersubsidi diperkirakan berkurang hingga 36,6 ribu tabung per bulan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menurunkan ketergantungan impor, yang masih menyumbang sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prabowo: Nilai Panca Jiwa Gontor Selaras dengan Visi Pembangunan Nasional
Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselarasan nilai Panca Jiwa Gontor dengan arah pembangunan Indonesia saat hadir dalam perayaan ulang tahun ke-100 pondok tersebut di Ponorogo.
21 September 2026

China dalam Ingatan Islam: Dari Peradaban Tang hingga Kekuatan Global
China pada masa kejayaan Dinasti Tang telah menjadi simbol peradaban maju dalam tradisi Islam, meski ungkapan “tuntutlah ilmu hingga ke China” tidak terbukti sebagai sabda Nabi, namun memperlihatkan kedekatan historis melalui perdagangan dan budaya.
21 September 2026
Ratusan Ribu Siswa Gaza Hadapi Tahun Ajaran Baru di Tengah Runtuhnya Infrastruktur Pendidikan
Lebih dari 540 ribu siswa di Gaza kembali ke sekolah pada awal tahun ajaran baru, meski sebagian besar bangunan pendidikan rusak akibat konflik.
20 September 2026

Jalur Kelok 23 Siap Uji Coba, Dorong Ekonomi Pesisir Selatan
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 kilometer resmi diuji coba selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 September 2026, sebagai bagian dari pengembangan Jalur Pantai Selatan di DIY.
20 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

