Pemerintah Perkuat Pesantren dan Bahas APBN 2027
Pemerintah memperkuat kelembagaan pesantren menjelang Hari Santri 2026, sekaligus membahas arah kebijakan fiskal dan postur APBN 2026–2027 dalam rapat Wantimpres dengan Menkeu.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 35x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen memperkuat peran pesantren sebagai institusi strategis dalam pembangunan karakter bangsa, menjelang peringatan Hari Santri 2026. Langkah ini diwujudkan melalui upaya optimalisasi kelembagaan pondok pesantren di seluruh wilayah, termasuk penguatan sistem pendidikan dan kemandirian ekonomi pesantren. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa santri memiliki kontribusi vital dalam membangun ketahanan nasional.
Dalam konteks pemilu, pansel seleksi anggota KPU periode 2027–2032 telah resmi dibentuk dan siap diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang pemilihan umum mendatang, dengan harapan dapat menghasilkan komisioner yang profesional, independen, dan mewakili keberagaman kepentingan nasional. Komisi II DPR menyatakan bahwa proses seleksi akan berjalan transparan dan berbasis kompetensi.
Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti pentingnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan. Arah kebijakan ini dipandang krusial untuk menjaga ekosistem, menjaga kesehatan masyarakat, serta menekan dampak perubahan iklim. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa langkah antisipatif dan kolaboratif antarlembaga menjadi kunci utama dalam mengatasi ancaman tersebut.
Di sisi lain, Wantimpres RI menggelar Rapat Pleno Ketiga dengan mengundang Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk membahas arah kebijakan fiskal pemerintah dalam periode 2026–2027. Rapat ini menekankan perlunya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pengelolaan utang, dan alokasi anggaran yang efisien. Fokus utama adalah memastikan stabilitas fiskal nasional sambil tetap mendukung program prioritas pembangunan.
Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa solidaritas santri menjadi fondasi kekuatan bangsa. Ia menyampaikan bahwa dengan semangat persatuan dan kebersamaan, Indonesia dapat tumbuh lebih tangguh dan berkelanjutan. Peran pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan kebangsaan terus dijaga sebagai bagian integral dari upaya membangun generasi unggul dan berakhlak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

