Pemerintah Pusat Ambil Alih Pengelolaan Penyuluh Pertanian
Pemerintah pusat resmi mengambil alih pengelolaan penyuluh pertanian dan infrastruktur pendukungnya untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah pusat telah mengambil alih tugas pengelolaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta perbaikan sarana dan prasarana pendukungnya dari pemerintah daerah. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis dalam mempercepat realisasi target swasembada pangan nasional, dengan memastikan konsistensi kebijakan dan kualitas pendampingan di tingkat lapangan.
Pengalihan ini dilakukan melalui surat edaran bersama yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian. Dengan pengelolaan yang terpusat, diharapkan sistem pendampingan petani dapat lebih terkoordinasi, efisien, dan responsif terhadap perubahan iklim maupun dinamika produksi pertanian di seluruh wilayah Indonesia.
Penyuluh yang sebelumnya menjadi tanggung jawab daerah kini akan dikelola langsung oleh kementerian terkait, termasuk penempatan, pembinaan, dan peningkatan kapasitas kerja. Ini juga mencakup penataan ulang infrastruktur pendukung seperti kantor penyuluh, alat pendukung teknis, dan akses informasi digital agar lebih mendukung kerja lapangan.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memperkuat jaringan pendampingan di tingkat desa dan kelompok tani, sehingga program pertanian dapat berjalan secara merata dan berkelanjutan. Dengan struktur yang lebih terpadu, diharapkan produktivitas pertanian naik, harga pangan stabil, dan kesejahteraan petani meningkat secara signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Dorong Budi Gunadi Jadi Dirjen WHO untuk Keadilan Global
Pemerintah Indonesia terus memperjuangkan pencalonan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Jenderal WHO demi memperkuat representasi negara berkembang dalam arsitektur kesehatan dunia.
12 Oktober 2026

Indonesia Tetap Bebas, Tegakkan Prinsip Tanpa Ikut Blok
Menteri Luar Negeri Indonesia menegaskan negara tak terikat aliansi, menjunjung politik luar negeri bebas aktif dengan fokus pada kepentingan nasional dan perdamaian global.
12 Oktober 2026

Golkar Pertimbangkan Hak Angket Soal Ijazah Wapres Gibran
Fraksi Golkar menyatakan akan mempertimbangkan usulan hak angket terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran, setelah menerima aspirasi dari kelompok sipil.
12 Oktober 2026

Pertamina Beli Minyak Rakyat dengan Harga 80% ICP
PT Pertamina membeli minyak mentah dari 43.000 sumur rakyat yang telah legal, dengan harga setara 80% ICP, sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi nasional dan pemberdayaan lokal.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Police Story: Lockdown Tampilkan Dilema Ayah dan Detektif
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Didera Kritik Penonton
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Barcelona dan Man City Jaga Rekor Tak Terkalahkan di Awal Musim
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

PSSI Kecam Kekerasan terhadap Tim Muda Persib di Tol Batang
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Jadwal Liga Champions Matchday 2: Duel Klasik Atletico vs MU Jadi Sorotan
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Hakim Danish Hadapi Tekanan Mental Usai Debut di Moto3 Mandalika
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Indonesia Tampilkan 14 Wakil di Denmark Open 2026
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Serangan Udara Tewaskan 72 Penambang Emas di Perbatasan Sudan-Mesir
Senin, 12 Oktober 2026, 21.09 WITA

