Pemimpin Daerah Berprestasi Butuh Sorotan Lebih
Banyak kepala daerah dengan kinerja luar biasa belum terlihat secara luas, sebut Direktur Utama CNNIndonesia dalam acara apresiasi regional Kalimantan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kepemimpinan daerah di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan hasil nyata yang patut diapresiasi, namun banyak di antaranya belum mendapat pengakuan publik yang layak. Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Utama CNNIndonesia dalam sambutannya pada pembukaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II di Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta pejabat tinggi lainnya ini menjadi wadah pengakuan terhadap inovasi dan pencapaian pemerintah daerah.
Penghargaan diberikan kepada sejumlah daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam layanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Provinsi Kalimantan Timur meraih apresiasi kategori Akses dan Layanan Kualitas Kesehatan tingkat provinsi, sementara Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, juga mendapatkan penghargaan serupa untuk tingkat kabupaten. Kedua entitas ini dinilai berhasil meningkatkan kualitas layanan kesehatan meski berada di wilayah dengan tantangan geografis dan infrastruktur terbatas.
Dalam sambutannya, perwakilan media menyampaikan kekecewaan terhadap ketidakseimbangan perhatian publik terhadap prestasi daerah. Ia menekankan bahwa banyak pemimpin daerah yang bekerja keras dengan keterbatasan sumber daya, namun hasilnya tak tersorot. “Di setiap pelosok, bahkan di wilayah yang jauh, ada pemimpin yang menjadikan keterbatasan sebagai pemicu inovasi,” ujarnya. Ia berharap ajang ini menjadi sarana untuk menyebarluaskan cerita positif dan menjadi motivasi bagi daerah lain.
Tujuan utama dari apresiasi ini bukan hanya memberi penghargaan, tetapi menciptakan ruang dialog dan penguatan kolaborasi antar daerah. Dengan memperkenalkan kisah sukses dari berbagai penjuru Kalimantan, diharapkan muncul semangat meniru dan mengembangkan kebijakan yang berdampak nyata. Semua penerima penghargaan diharapkan tetap menjadi teladan dalam membangun pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


