Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemprov Kalsel Usulkan Bantuan Karhutla untuk Enam Kabupaten Baru

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengajukan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan kepada BNPB serta Kementerian Kehutanan untuk enam kabupaten yang belum terakomodasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.15 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka
Pemprov Kalsel Usulkan Bantuan Karhutla untuk Enam Kabupaten Baru📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyampaikan permohonan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kehutanan. Usulan tersebut mencakup enam kabupaten yang sebelumnya tidak termasuk dalam alokasi bantuan, meskipun sebelumnya telah mengusulkan 12 wilayah secara keseluruhan. Gubernur Kalsel menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan dukungan optimal bagi daerah yang terdampak secara merata.

Dalam kunjungan kerja ke Banjarbaru, Gubernur menyampaikan bahwa proses pengajuan bantuan terus dilakukan secara intensif, sejalan dengan upaya pencegahan dan penanganan darurat. Selain menunggu pencairan bantuan, Pemprov Kalsel telah mempersiapkan peralatan pendukung pemadaman yang direncanakan tiba dalam minggu ini. Peralatan ini akan didistribusikan ke daerah-daerah rawan kebakaran untuk memperkuat kapasitas penanganan di lapangan.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, pemerintah provinsi juga membangun embung-embung kecil di kawasan yang sulit dijangkau secara darat. Fungsi utama embung ini adalah sebagai titik pengambilan air bagi helikopter yang melakukan operasi pembasahan udara. Dengan adanya sumber air dekat lokasi kebakaran, efektivitas pemadaman dari udara diharapkan meningkat signifikan.

Kepala daerah menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga, termasuk BNPB dan Kementerian Kehutanan, dalam mempercepat penanganan karhutla. Koordinasi terus diperkuat melalui pengajuan bantuan, pengadaan peralatan, serta implementasi infrastruktur pendukung seperti embung. Tujuan utamanya adalah mencegah kebakaran meluas dan mempercepat pemulihan lahan terdampak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya